Pemerintah Saudi Arabia Larang Bikin Selfie, Foto, dan Video di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi

  • Bagikan
Saudis and foreign residents circumambulate (Tawaf) the Kaaba in the Grand Mosque complex in the holy city of Mecca, on October 4, 2020, as authorities partially resume the year-round Umrah for a limited number of pilgrims amid extensive health precautions after a seven-month coronavirus hiatus. (Photo by BANDAR AL-DANDANI / AFP)

1tulah.com, JAKARTA – Pemerintah Saudi Arabia  melarang pengambilan foto, video, selfie di lingkungan Masjidil Haram dan Masjid Nabawi, karena keduanya adalah tempat suci.

Siapa saja yang tidak mengikuti aturan tersebut dipertimbangkan terkena tuduhan pelanggaran berat.

 Advertisement Here

Aturan serupa dijalankan juga di semua tempat suci di Saudi.

Dikutip dari The Saudi Expat dari laporan resmi, pengunjung tidak boleh mengambil gambar di dalam atau sekitar masjid.

Petugas keamanan akan memastikan semua pengunjung agar menaati aturan tersebut.

Pengunjung yang nekat selfie, ambil foto, atau video dianggap membuat pelanggaran.

Pihak keamanan tidak akan segan mengambil dan menahan telepon seluler, kamera, atau gadget lain yang digunakan untuk mengambil gambar.

Pemerintah Saudi menjelaskan alasan membuat larangan itu mengacu tahun 2017 sewaktu pengunjung masuk masjid dan menayangkan fotonya di Facebook.

Unggahan tersebut mendapat berbagai reaksi termasuk yang negatif.

Pemerintah Saudi ingin mencegah kejadian serupa terulang kembali, dengan terus menjaga kehormatan semua tempat suci.

“Kebanyakan jamaah saat ini menghabiskan waktu dengan ambil foto dan video daripada beribadah. Tindakan ini tak hanya tidak menghormati tempat suci tapi juga mengganggu ibadah jamaah lain,” demikian keterangan pemerintah Saudi.

Aturan ini diharapkan bisa terus menjaga kehormatan dan kebesaran tiap holy site di Saudi, termasuk Masjidil Haram dan Masjid Nabawi.

Langkah pemerintah Saudi mendapat banyak tanggapan positif.

Pelarangan ambil foto, video, dan selfie dapat membantu jamaah memahami pentingnya ibadah serta kesempatan besar yang diberikan Allah SWT.

Jamaah bisa fokus kembali fokus pada haji, umrah, dan bentuk ziarah lainnya. *

Sumber: Detik.com

 

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *