1tulah.com, MUARA TEWEH– Langkah Kejaksaan Negri (Kejari) Barito Utara mengusut kasus korupsi di salah satu satuan kerja (satker) lingkup Pemerintah Kabupaten Barito Utara (Barut), Kalimantan Tengah mendapat dukungan penggiat anti korupsi di daerah ini.
“Ini langkah baik kejaksaan, dan kami selaku penggiat anti korupsi di daerah ini sangat mendukung pemberantasan korupsi. Keseriusan kejaksaan dalam mengawal keuangan negara, serta reformasi birokrasi menuju wilayah bebas dari korupsi (WBK) benar-benar dijalankan,” ujar Akhmad Yudan Baya, penggiat anti korupsi Barito Utara, Minggu (1/11/2021).
Yudan, panggilan akrab pria ini meminta Kejaksaan Barito Utara transparan dan membuka luas ke publik hasil-hasil dari pengungkapan kasus korupsi. Karena dirinya mengetahui, ada beberapa satker, kantor, badan dan juga dinas di lingkup Pemerintah Kabupaten Barito Utara tengah disorot dan sudah dilakukan pemanggilan oleh kejaksaan.
“Kami tidak hanya mendukung kejaksaan dalam upaya memberantas korupsi di daerah ini, namun kami pun ikut andil dengan melaporkan sejumlah dugaan kasus korupsi di daerah ini ke para penegak hukum. Makanya kami juga mengimbau masyarakat dan siapapun yang memiliki bukti-bukti tindak korupsi baik di pemerintahan desa, kecamatan dan juga di satker dan dinas lingkup Pemkab Barito Utara, jangan segan-segan untuk melaporkannya,” tegas Akhmad Yudan.
Seperti diberitakan sebelumnya, Kejaksaan Negri Barito Utara, saat ini tengah mengusut kasus korupsi di salah satu dinas di lingkup Pemerintah Barito Utara. Meski belum dibuka terang dinas mana dan kasus korupsi apa yang tengah di usut, Kepala Kejaksaan Barito Utara Iwan Catur Karyawan membenarkan, jika pihaknya tengah mengusut kasus korupsi di salah satu Satker.
“Penyelidikan oleh intelijen sudah kelar dan kita tingkatkan ke penyelidikan pidana khusus. Tunggu saja dalam waktu dekat akan kita rilis lagi ke media hasil dari penyelidikan pidana khususnya,” kata Kejari Barito Utara Iwan Catur Karyawan. (Tim Redaksi)

![Willy Dozan mengaku tak bisa lagi melakukan adegan ekstrem dalam film. Penyebabnya karena dia mengalami pengapuran di kaki. [Rena Pangesti/Suara.com]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/02/willy-dozan-360x200.jpg)




![Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. [Antara]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/02/purbaya-rupiah-anjlok-225x129.jpg)
![ARSIP-Suasana pengolahan sampah di Refuse Derived Fuel (RDF) Rorotan, Jakarta, Selasa (25/2/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/02/bank-sampah-225x129.jpg)




![Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. [Antara]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/02/purbaya-rupiah-anjlok-360x200.jpg)
![ARSIP-Suasana pengolahan sampah di Refuse Derived Fuel (RDF) Rorotan, Jakarta, Selasa (25/2/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/02/bank-sampah-360x200.jpg)








