Puspaga Layanan Meningkatkan Kualitas Keluarga

  • Bagikan

1tulah.com, PURUK CAHU – Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak serta Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P3DaldukKB) Murung Raya (Mura) melaksanakan sosialisasi Pusat Pembelajaran Keluarga (Puspaga). Kegiatan dibuka langsung Sekda Mura Drs Hermon M.Si, Senin (25/10/2021) di aula gedung B kantor bupati.

Sebagai narasumber dalam sosialisasi tersebut, Dinas P3ADalduk KB Mura melibatkan pihak Kementrian PP dan PA Jakarta Eti dan Psikolog UPT PPPA Provinsi Kalimantan Tengah.

 Advertisement Here

Sekertaris Dinas P3ADalduk KB Mura, Godsonwin menyampaikan, tujuan sosialisasi Puspaga ini sebagai bentuk layanan dan pendampingan dalam meningkatkan kualitas keluarga di Mura serta dalam melakukan pendekatan dengan anak. “Terutama fokus dalam membangun pertumbuhan anak di Mura,” bebernya.

Menurut Sekda Hermon,
diperlukan upaya untuk menyatukan dua kekuatan antara tanggung jawab orang tua dan kewajiban Negara untuk membantu dan mengatasi permasalahan keluarga dalam suatu wadah yang disebut dengan Pusat Pembelajaran Keluarga atau Puspaga.

“Yang berfungsi sebagai one stop service atau layanan satu pintu keluarga berbasis hak anak yaitu meningkatkan kemampuan keluarga dalam mengasuh dan melindungi anak serta terciptanya rujukan pengasuhan, pendidikan dan kesehatan,” terang Sekda.

Berdasarkan hasil Survey Prevalensi Kekerasan Terhadap Anak ( KTA ), tambahnya, pelaku kekerasan terhadap anak umumnya adalah orang orang yang dekat dengan anak seperti orang tua kandung, ayah/ibu tiri, kerabat, guru dan teman.

Disisi lain, banyaknya permasalahan keluarga yang timbul bagaikan fenomena gunung es dan yang terjadi, permasalahan yang dapat diketahui hanya sebagian kecil dari puluhan ribu permasalahan yang ada. Permasalahan keluarga sangat merugikan, menyengsarakan secara materil maupun mental bagi anak, orang tua maupun keluarga yang terkena.

“Contohnya banyak anak korban perceraian dan kasus kekerasan dalam rumah tangga, yang sangat berpengaruh terhadap pengasuhan yang sangat buruk,” tukasnya. (sur)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *