Tetangga Terpaksa Usir PSK ini Karena Berisik Saat Bekerja Dari Rumah

- Jurnalis

Sabtu, 16 Oktober 2021 - 18:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Ilustrasi

Foto Ilustrasi

1tulah.com– Seorang wanita yang bekerja sebagai Pekerja Seks Komersial (PSK) harus diusir dari perumahan tempat tinggalnya di Inggris. Kenapa? Ternyata lantaran terlalu berisik saat bekerja dari rumah atau WFH.

Seperti dikutik dari suara.com(media jaringan 1tulah.com), ketika menyadur New York Post Sabtu (16/10/2021), Nicola Parry, 29, membawa pulang pekerja seks profesionalnya selama pandemi dan juga mengundang kliennya untuk ‘bekerja dari rumah’.

Menurut pengadilan magistrat setemat, Ia dilaporkan membawa hingga 10 klien sekaligus di rumahnya di Wythenshawe, Manchester dan terlalu berisik ketika beraktivitas.

Baca Juga :  Sidang Disiplin Digelar, Wabup Mura Ingatkan Integritas ASN

Pengadilan juga mencatat ada pelanggan yang antre di mobil, sepanjang blok mulai pagi sambil menunggu untuk ‘bekerja’ dengan Parry.

COVID-19 membuat pemilik usaha kecil dari rumah bordil yang sudah mapan di pusat kota Manchester kembali ke rumahnya di pinggiran kota selama periode pembatasan.

Menurut jaksa Robin Lynch, ibu satu anak itu juga meminta tetangganya untuk menjaga putranya yang berusia 6 tahun pada suatu pagi saat dia bekerja, lapor Daily Mail.

Polisi turun tangan setelah tetangga yang menghabiskan banyak waktu di kebun memberikan catatan guest list Parry, termasuk rincian tiga gadis pekerja yang juga datang untuk memberi ‘dukungan tambahan’.

Baca Juga :  Kepala Polres Tangerang Selatan Laporkan Gratifikasi ke KPK

Salah satu tetangga yang mengeluh mengatakan dirinya pernah dikira sebagai pekerja seks dan diminta oleh salah satu klien Parry.

Wanita yang kini pindah ke apartemen di atas klinik terapi pijat di Blackpool ini mengakui tuduhan terkait paparan tidak senonoh, perilaku tidak tertib dan kepemilikan narkoba.

Parry mengatakan kepada pihak berwenang bahwa dia lebih suka bekerja di rumah bordil, tetapi pembatasan COVID-19 memaksanya untuk membawa pekerjaan pulang.

Sumber : Suara.com

Berita Terkait

Anomali Kurs Rupiah: Inflow Masif tapi Loyo, Ini Penjelasan Menkeu Purbaya
Danantara Umumkan 24 Raksasa Global Peserta Tender Energi Hijau di 4 Kota
Perkuat Ekonomi Lokal, Pemkab Barito Selatan Sosialisasikan Inovasi Daerah Tahun 2026
Gugus Tugas Mura Diminta Aktif, Ini Targetnya
Polisi Kepulauan Babel Gerebek Gudang Peleburan Timah Ilegal
Update Kasus Ijazah Palsu: Jokowi Dicecar 10 Pertanyaan oleh Penyidik Polda Metro
Bantu Masyarakat Berpenghasilan Rendah, Pemkab Barsel Kucurkan Dana Bedah Rumah Rp20 Juta
Bupati Mura Pantau Ketersediaan dan Harga Bahan Pokok Menjelang Ramadan

Berita Terkait

Jumat, 13 Februari 2026 - 07:56 WIB

Anomali Kurs Rupiah: Inflow Masif tapi Loyo, Ini Penjelasan Menkeu Purbaya

Jumat, 13 Februari 2026 - 07:48 WIB

Danantara Umumkan 24 Raksasa Global Peserta Tender Energi Hijau di 4 Kota

Jumat, 13 Februari 2026 - 07:36 WIB

Perkuat Ekonomi Lokal, Pemkab Barito Selatan Sosialisasikan Inovasi Daerah Tahun 2026

Kamis, 12 Februari 2026 - 22:18 WIB

Gugus Tugas Mura Diminta Aktif, Ini Targetnya

Kamis, 12 Februari 2026 - 15:12 WIB

Polisi Kepulauan Babel Gerebek Gudang Peleburan Timah Ilegal

Kamis, 12 Februari 2026 - 06:06 WIB

Update Kasus Ijazah Palsu: Jokowi Dicecar 10 Pertanyaan oleh Penyidik Polda Metro

Rabu, 11 Februari 2026 - 21:05 WIB

Bantu Masyarakat Berpenghasilan Rendah, Pemkab Barsel Kucurkan Dana Bedah Rumah Rp20 Juta

Rabu, 11 Februari 2026 - 20:55 WIB

Bupati Mura Pantau Ketersediaan dan Harga Bahan Pokok Menjelang Ramadan

Berita Terbaru

Pj Sekda Mura Sarwo Mintarjo mengikuti Bmtek Penguatan Instrumen Evaluasi Mandiri Kabupaten/Kota Layak Anak yang diselenggarakan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) Republik Indonesia melalui zoom meeting.

Berita

Gugus Tugas Mura Diminta Aktif, Ini Targetnya

Kamis, 12 Feb 2026 - 22:18 WIB