KPUD Barito Utara Anggarkan 35,2 Miliar Pilkada Serentak 2024

  • Bagikan

1tulah.com, MUARA TEWEH-Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Barito Utara  (Barut) , menganggarkan kebutuhan biaya untuk pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 mencapai Rp35,2 miliar. Anggaran tersebut terbilang besar, sehingga harus dianggarkan sejak jauh-jauh hari dan memakan waktu dua tahun anggaran.

Rencana Anggaran Biaya (RAB) itupun lebih besar di banding pelaksanaan pilkada tahun 2018 yang hanya sebesar Rp21 miliar.

 Advertisement Here

“Kami hari ini menyerahkan RAB pelaksanaan pemilhan kepala daerah kepada bupati dan wakil bupati ke DPRD Barito Utara, angkanya lebih besar dibanding pilkada sebelumnya mencapai Rp 35.264.490.000,” ujar Ketua KPUD Barito Utara, Malik Muliawan, usai menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP), Rabu (13/10/2021).

Malik mengatakan, kenaikan anggaran pelaksanaan pilkada 2024 mengingat ada estimasi bertambahnya jumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS) dan badan edhoc kita untuk honornya kita anggakan dianggaran maksimal.

Dia juga menambahkan, besarnya RAB juga tak lepas dengan dianggarkannya juga prokes kesehatan, mengingat saat ini pandemi Covid-19.

Sementara itu pimpinan rapat yang juga Ketua DPRD Barito Utara Hj Merry Rukaini mengatakan, pihaknya sepakat menerima RAB pelaksanaan pemilihan kepala daerah (pilkada) tahun 2024.

“Masukan dari kami, mengingat anggaran yang diajukan sangat besar, tim dari pemerintah daerah bisa mencari tau kemampuan APBD. Bisa juga untuk saving   anggarannya diusulkan bertahap dalam dua tahun hingga tiga tahun masa anggaran. Kami juga mengusulkan agar KPUD bisa meningkatkn insentif atau honor petugas di TPS,” kata Hj Merry Rukaini.

RDP dengan KPUD tersebut juga dihadiri Sekda Muchlis, Kepal Bappedalitbang, Kesbangpol dan intansi terkait, serta dihadiri 9 anggota dewan.

Usai RDP, Sekda Muchlis saat dikonfirmasi terkait peganggaran pelaksanaan Pilkada serentak 2024 mengatakan, pihaknya akan memformalisasikan terlebih dahulu.

“Kita formulasikan dahulu, jika anggaran cukup diusulkan sekali saja, namun jika APBD kita tidak cukup maka akan diusulkan secara bertahap,” tukasnya. (*)

Reporter : Tim Redaksi

 

 

 

 

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *