F-PKB Tanya Langkah Strategis Menurunkan Angka Kemiskinan. Ini Jawaban Bupati Nadalsyah

- Jurnalis

Senin, 27 September 2021 - 16:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Ketua DPRD Parmana Setiawan saat menerima pidato jawaban bupati Nadalsyah terkait pemandangan umum fraksi-fraksi di DPRD barito Utara.

Wakil Ketua DPRD Parmana Setiawan saat menerima pidato jawaban bupati Nadalsyah terkait pemandangan umum fraksi-fraksi di DPRD barito Utara.

1tulah.com, MUARA TEWEH– Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (F-PKB) DPRD Barito Utara, mempertanyakan keseriusan dan langkah strategis pemerintah menekan angka kemiskinan di daerah ini. Hal ini dipertanyakan F-PKB dalam rapat paripurna terkait raperda perubahan anggaran APBD tahun 2021.

Hal ini ditanggapi Bupati Nadalsyah dalam pidato jawabannya, pada paripurna lanjutan, Senin (27/9/2021).

Dalam pidato jawabannya, Nadalsyah mengatakan, Pemerintah Barito Utara telah melakukan langkah-langkah antara lain, update data penduduk miskin dan rentan miskin yang layak mendapatkan bantuan sosial.

Selain itu meningkakan pemberdayaan UMKM, pemberdayaan petani dan pembudi daya, pembinaan tenaga kerja, pemberdayaan koperasi, meningkatkan investasi di daerah, meningkatkan sektor pariwisata, meningkatkan sarana dan prasarana perdagangan dan meningkatkan sarana prasarana pemukiman layak.

Dalam rapat paripurna itu, Bupati nadalsyah juga menjelaskan terkait pertanyana fraksi-fraksi pendukung dewan lainnya, masalah anggaran yang menjadi prioritas dalam rancangan anggaran perubahanAPBD tahun 2021, sehinga menjadi solusi pemulihan ekonomi di daerah ini.

Baca Juga :  Kurs Rupiah Dibuka Menguat ke Rp16.869, Intip Pergerakannya di Awal Pekan

Dijelaskan Nadalsyah, berdasarkan ketentuan pasal 7 peraturan Mentri keuangan nomor 17 tahun 2021 tentang pengelolaan transfer ke daerah dan dana desa tahun anggarn 2021 dalam rangka mendukung penanganan pandemi corona virus disease (covid-19) dan dampaknya, pada ayat 1 menyebutka, dana transfe umum penggunaannya diarahkan paling sedikit 25 persen untuk mendukung program pemulihan ekonomi daerah, berkaitan dengan perceptan penyediaan sarana dan prasana layanan publik dan ekonomi, dalam rangka peningkatan kesempatan kerja, mengurangi kemiskinan dan mengurangi kesenjangan penyediaan layanan publik antar daerah, termasuk pembangunan sumber dya pemberdayaan petani dan pembudi daya manusia dukungan pendidikan.

Sedang pada ayat 2 disebutkan, dari besaran 25 prsen untuk mendukung program pemulihan ekonomi daerah, sebagaimana disebut pada ayat satu, diarahkan penggunaannya, termasuk tetapi tidak terbtas pada perlindungan sosial dengan proporsi paling tinggi 20 persen, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat dengan proporsi paling tinggi 15 persen.

Baca Juga :  Miris! Guru Madrasah Ngadu ke DPR Soal Gaji Rp300 Ribu per Bulan

“Jadi pergeseran anggaran APBD tahun 2021 untuk perlindungan soaial telah dianggarkan sebesar Rp 5,9 miliar lebih atau 4.12 persen dari  jumlah belanja wajib dana transfer umum, serta dukungan ekonomi telah dianggarkan sebesar Rp 17,3 miliar lebih  atau 12,04 persen dari jumlah belanja wajib dana transfer umum, sehingga total dukungan program pemulihan ekonomi daerah melalui dana transfer umum sebesar Rp 23,3 miliar atau 16,16 persen,” kata Nadalsyah.

Rapat paripurna III masa sidang I tahun 2021 terhadap rancangan peraturan daerah tentanag perubahan anggaran pendapatan dan belanja daerah tahun anggaran 2021 dipimpin Wakil Ketua I DPRD Barito Utara, Parmana Setiawan. (*)

Reporter : Tim Redaksi

Berita Terkait

Anomali Kurs Rupiah: Inflow Masif tapi Loyo, Ini Penjelasan Menkeu Purbaya
Danantara Umumkan 24 Raksasa Global Peserta Tender Energi Hijau di 4 Kota
Perkuat Ekonomi Lokal, Pemkab Barito Selatan Sosialisasikan Inovasi Daerah Tahun 2026
Gugus Tugas Mura Diminta Aktif, Ini Targetnya
Polisi Kepulauan Babel Gerebek Gudang Peleburan Timah Ilegal
Legislator Barut H Al Hadi Desak Aparat Ungkap hingga Bandar Besar Narkoba
Kepala BNNP Kalteng Brigjen Mada Audiensi di Barut, Dewan Haji Tajeri: Belum Ada Tempat Rehabilitasi Narkoba di Sini
Update Kasus Ijazah Palsu: Jokowi Dicecar 10 Pertanyaan oleh Penyidik Polda Metro

Berita Terkait

Jumat, 13 Februari 2026 - 07:56 WIB

Anomali Kurs Rupiah: Inflow Masif tapi Loyo, Ini Penjelasan Menkeu Purbaya

Jumat, 13 Februari 2026 - 07:48 WIB

Danantara Umumkan 24 Raksasa Global Peserta Tender Energi Hijau di 4 Kota

Jumat, 13 Februari 2026 - 07:36 WIB

Perkuat Ekonomi Lokal, Pemkab Barito Selatan Sosialisasikan Inovasi Daerah Tahun 2026

Kamis, 12 Februari 2026 - 22:18 WIB

Gugus Tugas Mura Diminta Aktif, Ini Targetnya

Kamis, 12 Februari 2026 - 15:12 WIB

Polisi Kepulauan Babel Gerebek Gudang Peleburan Timah Ilegal

Kamis, 12 Februari 2026 - 14:10 WIB

Legislator Barut H Al Hadi Desak Aparat Ungkap hingga Bandar Besar Narkoba

Kamis, 12 Februari 2026 - 11:04 WIB

Kepala BNNP Kalteng Brigjen Mada Audiensi di Barut, Dewan Haji Tajeri: Belum Ada Tempat Rehabilitasi Narkoba di Sini

Kamis, 12 Februari 2026 - 06:06 WIB

Update Kasus Ijazah Palsu: Jokowi Dicecar 10 Pertanyaan oleh Penyidik Polda Metro

Berita Terbaru

Pj Sekda Mura Sarwo Mintarjo mengikuti Bmtek Penguatan Instrumen Evaluasi Mandiri Kabupaten/Kota Layak Anak yang diselenggarakan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) Republik Indonesia melalui zoom meeting.

Berita

Gugus Tugas Mura Diminta Aktif, Ini Targetnya

Kamis, 12 Feb 2026 - 22:18 WIB