1tulah.com, MUARA TEWEH – Memastikan jaringan listrik di Lapas Kelas II Muara Teweh, Tim Divisi Pemasyarakatan Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Kalimantan Tengah, periksa dan langsung turun ke Muara Teweh, Kamis (16/9/2021).
Giat itiu dipimpin langsung Kepala Bidang Pelayanan Tahanan, Kesehatan, Rehabilitasi, Pengelolaan Benda Sitaan, Barang Rampasan Negara dan Keamanan, Edi Cahyono.
Dalam kunjungan tersebut, Tim Divisi Pemasyarakatan meninjau langsung situasi dan keadaan yang ada di Lapas Muara Teweh serta memberikan pengarahan kepada Kepala Lapas beserta jajarannya.
“Kunjungan kami dalam rangka pemantauan instalasi jaringan listrik di Rutan/Lapas di Kalimantan Tengah dan hari ini kami dijadwalkan Monev di Lapas Muara Teweh,” ujar Edi.
Tim Divisi Pemasyarakatan lanjut Edi, mengapresiasi akan upaya yang telah dilakukan Lapas Muara Teweh dalam pencegahan bahaya kebakaran.
“Dari hasil peninjauan Tim Divisi PAS Kalimantan Tengah telah melihat bahwa Lapas Muara Teweh sigap dalam mencegah terjadinya bahaya kebakaran yaitu dengan memasang Alat Pemadam Api Ringan (APAR) dibeberapa titik yang rawan,” ungkap Edi.
Selain meninjau Tim Divisi Pemasyarakatan Kalteng juga memberikan pengarahan kepada petugas Lapas Muara Teweh.
“Kepada seluruh petugas jaga agar selalu melakukan kontrol keliling sebagai upaya deteksi dini, kepada warga binaan Lapas Muara Teweh agar selalu menjaga keamanan dan ketertiban serta kondusifitas di dalam Lapas dan yang terakhir agar selalu menerapkan protokol kesehatan agar terhindar dari berbagai jenis penyakit terutama Covid-19,” pinta Edi.
Sementara itu Kalapas Muara Teweh, Herri menambahkan, apresiasi setinggi-tingginya kepada Tim Divisi Pemasyarakatan Kalteng yang telah berkunjung dan memberikan penguatan kepada jajaran Lapas Muara Teweh.
“Untuk mencegah terjadinya bahaya kebakaran di dalam Lapas, sejak beberapa bulan lalu kami telah memasang APAR dan perlu diketahui bahwa APAR ini juga merupakan barang kiriman dari Divisi Pemasyarakatan,” tutupnya.(*)
Reporter : Tim Redaksi

![Willy Dozan mengaku tak bisa lagi melakukan adegan ekstrem dalam film. Penyebabnya karena dia mengalami pengapuran di kaki. [Rena Pangesti/Suara.com]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/02/willy-dozan-360x200.jpg)




![Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. [Antara]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/02/purbaya-rupiah-anjlok-225x129.jpg)
![ARSIP-Suasana pengolahan sampah di Refuse Derived Fuel (RDF) Rorotan, Jakarta, Selasa (25/2/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/02/bank-sampah-225x129.jpg)




![Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. [Antara]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/02/purbaya-rupiah-anjlok-360x200.jpg)
![ARSIP-Suasana pengolahan sampah di Refuse Derived Fuel (RDF) Rorotan, Jakarta, Selasa (25/2/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/02/bank-sampah-360x200.jpg)








