Eks Menteri Sosial Juliari P Batubara Divonis 12 Tahun Penjara!

- Jurnalis

Senin, 23 Agustus 2021 - 14:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Juliari P Batubara (bermasker putih)

Juliari P Batubara (bermasker putih)

1tulah.com, JAKARTA – Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Senin (23/8/2021) di Jakarta memvonis eks Menteri Sosial Juliari P. Batubara 12 tahun penjara, karena korupsi bantuan sosial Covid-19 se-Jabodetabek tahun 2020. Selain pidana penjara, Juliari juga harus membayar uang denda Rp500 juta subsider enam bulan penjara.

Menurut Ketua Majelis Hakim Muhammad Damis,  terdakwa Juliari P Batubara terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana korupsi secara bersama-sama dan berlanjut sebagaimana dakwaan ke satu alternatif.

Baca Juga :  Pemerintah Siapkan 3 Strategi untuk Gen Z yang Menganggur dan Tidak Sekolah

Hakim Damis juga memberatkan pidana Juliari dengan membayar uang pengganti Rp14,5 miliar. Bila tidak membayar keseluruhan uang pengganti, terdakwa  akan mendapat tambahan pidana selama dua tahun penjara.

Selain itu, Majelis Hakim juga mencabut hak politik Juliari sebagai pejabat publik selama empat tahun.

Putusan Majelis Hakim ini lebih berat satu tahun daripada tuntutan Jaksa KPK 11 tahun penjara.

Baca Juga :  Perampok Toko Jam di PIK 2 Rampas 18 Jam Tangan Senilai Rp14 Miliar

Jaksa menuntut Juliari membayar denda Rp500 juta subsider enam bulan kurungan.

Menurut Jaksas, yang memberatkan Juliari adalah terdakwa tidak mendukung upaya pemerintah dalam mewujudkan pemerintahan bersih dari korupsi.

Terdakwa, tambah Majelis Hakim, juga berbelit-belit dan tak mengakui keterangan dan perbuatannya itu dalam situasi darurat pandemi.

Sedangkan yang meringankan Juliari adalah terdakwa belum pernah dihukum. *

Sumber: Suara.com

 

Berita Terkait

Mendagri Siapkan Aturan Sanksi Bagi ASN yang Terlibat Judi Online
Menteri ESDM Usulkan Kuota Solar Subsidi pada 2025 Naik
Kemlu RI Beberkan Syarat dan Waktu WNI Bisa ke Gaza
Ketahui Tugas Satgas Pemberantasan Judi Online
Sandiaga Uno Klaim Idul Adha Berikan Kontribusi Rp200 Triliun Bagi Perekonomian
DPR Gelar Rapat Bersama Menlu Bahas 5 RUU Kerjasama Pertahanan
Waspadai Potensi Tindak Kejahatan di Malam Hari, Legislator Kalteng Sarankan Ini ke Pemda
Berembus Kabar Sejumlah Pj Kepala Daerah Hendak Ikutan Pilkada, Mendagri Tito: Bawaslu Tolong Diawasi!

Berita Terkait

Rabu, 19 Juni 2024 - 18:38 WIB

Mendagri Siapkan Aturan Sanksi Bagi ASN yang Terlibat Judi Online

Rabu, 19 Juni 2024 - 18:35 WIB

Menteri ESDM Usulkan Kuota Solar Subsidi pada 2025 Naik

Rabu, 19 Juni 2024 - 18:33 WIB

Kemlu RI Beberkan Syarat dan Waktu WNI Bisa ke Gaza

Rabu, 19 Juni 2024 - 18:30 WIB

Ketahui Tugas Satgas Pemberantasan Judi Online

Rabu, 19 Juni 2024 - 18:20 WIB

Sandiaga Uno Klaim Idul Adha Berikan Kontribusi Rp200 Triliun Bagi Perekonomian

Rabu, 19 Juni 2024 - 18:18 WIB

DPR Gelar Rapat Bersama Menlu Bahas 5 RUU Kerjasama Pertahanan

Rabu, 19 Juni 2024 - 17:18 WIB

Waspadai Potensi Tindak Kejahatan di Malam Hari, Legislator Kalteng Sarankan Ini ke Pemda

Rabu, 19 Juni 2024 - 15:07 WIB

Berembus Kabar Sejumlah Pj Kepala Daerah Hendak Ikutan Pilkada, Mendagri Tito: Bawaslu Tolong Diawasi!

Berita Terbaru

apa itu khodam? (freepik)

Lifestyle

Tengah Viral di TikTok, Apasih Khodam Itu?

Rabu, 19 Jun 2024 - 19:13 WIB

ILustrasi harga BBM jenis pertamax naik dampak dari harga minyak dunia naik.Foto suara.com

Nasional

Menteri ESDM Usulkan Kuota Solar Subsidi pada 2025 Naik

Rabu, 19 Jun 2024 - 18:35 WIB

Ilustrasi Perang di Israel (foto: Antara)

Nasional

Kemlu RI Beberkan Syarat dan Waktu WNI Bisa ke Gaza

Rabu, 19 Jun 2024 - 18:33 WIB

Ilustrasi judi online. [Dok. Istimewa/suara.com]

Nasional

Ketahui Tugas Satgas Pemberantasan Judi Online

Rabu, 19 Jun 2024 - 18:30 WIB