Polisi Periksa 14 Orang Cari Tau Motif Gantung Diri Pelajar di Muara Teweh

- Jurnalis

Kamis, 19 Agustus 2021 - 17:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan Foto : Korban yang ditemukan gantung diri saat dilakukan visum di RSUD Muara Teweh.

Keterangan Foto : Korban yang ditemukan gantung diri saat dilakukan visum di RSUD Muara Teweh.

1tulah.com, MUARA TEWEH-Hingga kini motif tewasnya seorang pelajar SMAN 2 Muara Teweh gantung diri pada Senin (16/8/2021) sekira pukul 12.30 WIB, masih misteri. Padahal polisi sudah memeriksa sebanyak 14 saksi.

“Kami masih dalami kasus ditemukannya  seorang wanita tewas gantung diri di Kelurahan Jingah. Orang-orang terdekat korban, baik keluarga, teman, pacar korban hingga guru sudah dimintai keterangannya. Ada sebanyak 14 orang mungkin yang sudah kita periksa,” ujar Kapolsek Teweh Tengah AKP Reny Arafah kepada wartawan, Kamis (19/8/2021).

Dari keterangan saksi mata kata AKP Renny, korban terakhir kali pada hari minggu. Korban masih pergi keluar rumah seperti biasa membeli paket Wifi dan duduk di bawah pohon. Dan dihari naas itu sebelum ditemukan tewas, tetangga korban sempat mendengar korban telpon kepada seseorang dan mendengarkan musik dari dalam rumah korban.

Baca Juga :  Kabut Asap Karhutla Kalimantan Lumpuhkan Asia Tenggara: Krisis Kesehatan hingga Lintas Negara

Petunjuk lain, lanjut AKP Renny, polisi  juga sudah mendapati bukti-bukti percakapan Whatpps korban, dengan teman-temannya.  Dari percakapan dan curhatan WhatApps itu pula diketahui jika korban tidak naik kelas di sekolah.

Banyak hal juga yang ditulis korban kepada teman-temannya di dalam percakapan whatapps, seperti  i love you, dont forget me.

Malah korban sempat menuliskan pertanyaan ini  kepada temannya, sebelum ia ditemukan tewas gantung diri.

Kalian percayalah kalau depresi timbul tanpa sebab. Saya jadi orang yang merasakannya saat ini, dan saya jadi orang yang tidak berguna.

Baca Juga :  APKASI Otonomi Expo 2026 Jadi Ajang Barito Utara Promosikan Potensi Ekonomi

Ditambahkan AKP Renny, banyak percakapan di Whatpps itu antara korban dan teman-temannya. Mereka menguatkan korban agar semangat dan tetap bersekolah.

“Kami saat ini tinggal menunggu hasil visum dan hasil outopsi korban dan secepatnya bisa menyimpulkan  motif ditemukannya pelajar ini tewas gantung diri,” terangnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, warga Kelurahan Jingah Rt 03 geger ditemukannya seorang pelajar tewas gantung diri, Senin (16/8/2021) sekitar pukul 14.00 WIB. Korban bernama Lidya Savitri pertama kali ditemukan oleh orang tuanya, yakni Juanadinur dan Meldayanti, saat keduanya kebetulan datang dari Desa Liang Naga ke tempat kejadian perkara untuk mengunjungi korban. Rumah yang ditempati korban milik kakek dan neneknya. (*)

Berita Terkait

Terjun Langsung ke Palangka Raya, Sherina Munaf Ikut Padamkan Kebakaran Hutan dan Lahan di Kalteng
Status Siaga Darurat, Barito Utara Hadapi 182 Kejadian Karhutla hingga Agustus
Pemkab Barut Serahkan Pidato Pengantar Raperda Perubahan APBD 2026
Wabup Barito Utara Ikuti Apresiasi Pemda Berprestasi Regional Kalimantan Batch II
Karhutla Meluas Hingga Lintas Negara, Komnas HAM Tuding Pembiaran dan Lemahnya Tata Kelola Gambut
Keracunan Massal MBG Tembus 2.000 Korban di 4 Provinsi, Media Asing Soroti Pengawasan Dapur Penyedia
Ketegasan Kementerian Kehutanan: Siapkan Gugatan Ganti Rugi Kerusakan Ekosistem Karhutla untuk Korporasi
Kabut Asap Karhutla Kalimantan Lumpuhkan Asia Tenggara: Krisis Kesehatan hingga Lintas Negara

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 18:05 WIB

Terjun Langsung ke Palangka Raya, Sherina Munaf Ikut Padamkan Kebakaran Hutan dan Lahan di Kalteng

Jumat, 4 September 2026 - 17:17 WIB

Status Siaga Darurat, Barito Utara Hadapi 182 Kejadian Karhutla hingga Agustus

Jumat, 4 September 2026 - 17:15 WIB

Pemkab Barut Serahkan Pidato Pengantar Raperda Perubahan APBD 2026

Jumat, 4 September 2026 - 17:11 WIB

Wabup Barito Utara Ikuti Apresiasi Pemda Berprestasi Regional Kalimantan Batch II

Jumat, 4 September 2026 - 10:30 WIB

Keracunan Massal MBG Tembus 2.000 Korban di 4 Provinsi, Media Asing Soroti Pengawasan Dapur Penyedia

Jumat, 4 September 2026 - 07:40 WIB

Ketegasan Kementerian Kehutanan: Siapkan Gugatan Ganti Rugi Kerusakan Ekosistem Karhutla untuk Korporasi

Kamis, 3 September 2026 - 16:49 WIB

Kabut Asap Karhutla Kalimantan Lumpuhkan Asia Tenggara: Krisis Kesehatan hingga Lintas Negara

Kamis, 3 September 2026 - 15:15 WIB

Soroti Karhutla dan Serapan Anggaran 38 Persen, Ketua DPRD Kalteng Arton S. Dohong Minta Percepatan Proyek

Berita Terbaru