Cek Fakta : Pasien Covid-19 Meninggal di RSUD Muara Teweh Karena Keterbatasan Oksigen. Benarkah?

- Jurnalis

Rabu, 28 Juli 2021 - 15:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Ilustrasi

Foto Ilustrasi

1tulah.com, MUARA TEWEH– Sebuah chat WhatApps beredar di laman group media sosial menyebutkan, seorang pasien Covid-19 di RSUD Muara Teweh meninggal dunia akibat keterbatasan oksigen. Pesan itu ramai beredar, Rabu (28/7/2021).

Pesan what yang beredar cepat itu di cuit oleh akun whatApps yang mengaku bernama Mutimatus S. Begini isi pesannya : Diberitahukan bahwa keluarga saya di Jalan Kelud, Km 2, Muara Teweh telah meninggal dunia karena Covid-19.

Sebab, keterbatasan oksigen di rumah sakit sampai saat ini. Pihak rumah sakit masih kebingungan menangani pasien yang menggunakan oksigen.

Baca Juga :  Musrenbang Gunung Purei, Wabup Felix Sebut Siap Bawa Barut Unggul di Kawasan Barito

Sementara oksigen tidak stok lagi di Muara Teweh. Rata-rata yang meninggal sesak napas. Bersamaan dengan keluarga saya, dua orang yang meninggal, Begitu bunyi pesan whatApps yang beredar.

Lallu bagaimana fakta sebenarnya? Siswandoyo, Kepala Dinas Kesehatan Barito Utara ketika di konfimasi terkait pesan tertulis whatApps ini membantah pasien Covid-19 meninggal karena oksigen terbatas.

“Bukan karena oksigen, kita sudah bantu dengan alat oksigen consentrator. Fungsinya sama dengan  oksigen tabung, utk menambah asupan oksigen ke pasien,” ujar Siswandoyo, Rabu (28/7/2021) siang.

Baca Juga :  Terapkan Prinsip 'Money Follows Program', Pemkab Barsel Fokus pada Kebutuhan Riil Masyarakat

Seperti diketahui, RSUD Muara Teweh memang keterbatasan oksigen berapa hari terakhir. Malah untuk memenuhi kebutuhan untuk penanganan Covid-19 dan pasien di rumah sakit, Pihak rumah sakit harus menarik dan meminjam peralatan oksigen dari puskesmas-puskesmas yang ada.

Malah distributor penyuplai oksigen, Perusda Batara Membangun harus rela membeli eceran di sejumlah tempat di Kota Muara Teweh. (*)

Reporter : Deni Hariadi

Berita Terkait

Polisi Kepulauan Babel Gerebek Gudang Peleburan Timah Ilegal
Update Kasus Ijazah Palsu: Jokowi Dicecar 10 Pertanyaan oleh Penyidik Polda Metro
Bantu Masyarakat Berpenghasilan Rendah, Pemkab Barsel Kucurkan Dana Bedah Rumah Rp20 Juta
Bupati Mura Pantau Ketersediaan dan Harga Bahan Pokok Menjelang Ramadan
Pemkab Mura Dorong Guru Tetap Solid dan Aktif 
SAKIP 2025, Pemkab Murung Raya Kembali Catat Prestasi Positif
Ketua TP-PKK Mura Dorong Lansia Tetap Produktif dan Bahagia
Miris! Guru Madrasah Ngadu ke DPR Soal Gaji Rp300 Ribu per Bulan

Berita Terkait

Kamis, 12 Februari 2026 - 15:12 WIB

Polisi Kepulauan Babel Gerebek Gudang Peleburan Timah Ilegal

Kamis, 12 Februari 2026 - 06:06 WIB

Update Kasus Ijazah Palsu: Jokowi Dicecar 10 Pertanyaan oleh Penyidik Polda Metro

Rabu, 11 Februari 2026 - 20:55 WIB

Bupati Mura Pantau Ketersediaan dan Harga Bahan Pokok Menjelang Ramadan

Rabu, 11 Februari 2026 - 20:44 WIB

Pemkab Mura Dorong Guru Tetap Solid dan Aktif 

Rabu, 11 Februari 2026 - 20:26 WIB

SAKIP 2025, Pemkab Murung Raya Kembali Catat Prestasi Positif

Rabu, 11 Februari 2026 - 19:57 WIB

Ketua TP-PKK Mura Dorong Lansia Tetap Produktif dan Bahagia

Rabu, 11 Februari 2026 - 18:40 WIB

Miris! Guru Madrasah Ngadu ke DPR Soal Gaji Rp300 Ribu per Bulan

Rabu, 11 Februari 2026 - 17:21 WIB

Diikuti 171 Posyandu dan 17 UPT Puskesmas Se-Barut, PT SMM Gelar SMM–PAMA Healthy Award 2026

Berita Terbaru

Ilustrasi Niat Puasa. (Unsplash)

Nasional

Kemenag Aceh Perkirakan 19 Februari jadi Awal Ramadhan 1447 H

Kamis, 12 Feb 2026 - 15:21 WIB