Ada Penambahan 12 Orang Terpapar Covid-19, Siswandoyo : Data Provinsi Kalteng Salah

- Jurnalis

Selasa, 27 Juli 2021 - 23:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Data Kasus Covid-19 provinsi Kalteng dan data Satas Barito Utara yang dilaporkan berbeda.

Data Kasus Covid-19 provinsi Kalteng dan data Satas Barito Utara yang dilaporkan berbeda.

1tulah.com, MUARA TEWEH– Selasa (27/7/2021) hari ini, Satgas Covid-19 Provinsi Kalteng merilis ada penambahan 12 warga Barito Utara (Barut) terkonfimasi Covid-19. Jumlah kumultif sampai saat ini bertambah menjadi 930 orang. Selain itu ada juga 11 pasien dinyatakan sembuh.

Dikonfirmasi terkait rilis data Provinsi Kalteng, juru bicara (Jubir) Satgas Covid-19 Barito Utara, Siswandoyo justru membantahnya.  “Data provinsi itu salah,” ujarnya singkat melalui pesan tertulis WhatApps kepada 1tulah.com, Selasa (27/7/2021) malam.

Baca Juga :  Peringati HKG ke-54, TP PKK Barito Utara Laksanakan Berbagai Aksi Nyata

Siswandoyo membagikan data Satgas kabupaten bahwa, tidak ada penambahan 12 orang positif, justru sebaliknya melampirkan 11 pasien sembuh.

Pasien sembuh itu, dari data yang dirillis kadis Kesehatan Barito Utara ini dari Kecamatan teweh tengah 9 orang dan dari Kecamatan Lahei Barat dan Kecamatan Gunung Timang msing-masing satu orang. Dan kumulatif jumlah orang terpapar hanya berjulmah 918 serta tersisa 39 pasien dirawat intensif di rumah sakit.

Baca Juga :  KPK Periksa Ketum Pemuda Pancasila Japto Soerjosoemarno Kasus Gratifikasi Bupati Kukar

Merujuk data yang dirilis Satgas Covid-19 Provinsi Kalteng tertanggal 27 Juli, untuk Kabupaten Barito Utara, ada penambahan 12 orang terkonfirmasi positif, sehingga jumlah kumulatif sampai hari ini sebanyak 930 orang.

51 orang dalam perawatan intensif di rumah sakit. Jumlah kumulatif orang pasien sembuh 851 dan 28 orang terpapar meninggal dunia.(*)

Pewarta : Deni Hariadi

 

 

Berita Terkait

Arena Gladiator Opini: Mengapa Media Sosial Jadi Ladang Basah Propaganda Digital?
Strategi Hemat BBM: ASN Bakal Kerja Fleksibel dan Sekolah Daring Mulai April 2026
Nikita Mirzani Kirim Surat Terbuka ke Presiden usai Tambahan Hukuman 6 Tahun Penjara
Polisi Usut Kematian Siswa SMAN 5 Bandung Kasus Pengeroyokan
148 Pejabat Dilantik di Murung Raya, Enam Camat Baru Resmi Bertugas
Dekranasda Perkenalkan Batik Khas Barsel: Perpaduan Motif Ikan Channa dan Anggrek Hitam
Waspada Hoaks! Polda Metro Jaya Sebut Foto Pelaku Penyiraman Andrie Yunus Hasil Rekayasa AI
Safari Ramadan di Kotawaringin Lama, Wakil Ketua I DPRD Kalteng Riska Agustin: Merajut Keberkahan di Bumi Kyai Gede

Berita Terkait

Selasa, 17 Maret 2026 - 14:23 WIB

Arena Gladiator Opini: Mengapa Media Sosial Jadi Ladang Basah Propaganda Digital?

Selasa, 17 Maret 2026 - 04:08 WIB

Strategi Hemat BBM: ASN Bakal Kerja Fleksibel dan Sekolah Daring Mulai April 2026

Senin, 16 Maret 2026 - 21:20 WIB

Nikita Mirzani Kirim Surat Terbuka ke Presiden usai Tambahan Hukuman 6 Tahun Penjara

Senin, 16 Maret 2026 - 21:13 WIB

Polisi Usut Kematian Siswa SMAN 5 Bandung Kasus Pengeroyokan

Senin, 16 Maret 2026 - 18:10 WIB

Dekranasda Perkenalkan Batik Khas Barsel: Perpaduan Motif Ikan Channa dan Anggrek Hitam

Senin, 16 Maret 2026 - 15:10 WIB

Waspada Hoaks! Polda Metro Jaya Sebut Foto Pelaku Penyiraman Andrie Yunus Hasil Rekayasa AI

Senin, 16 Maret 2026 - 14:58 WIB

Safari Ramadan di Kotawaringin Lama, Wakil Ketua I DPRD Kalteng Riska Agustin: Merajut Keberkahan di Bumi Kyai Gede

Senin, 16 Maret 2026 - 12:21 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini 16 Maret 2026: Anjlok Rp 21.000, Simak Rincian Terbarunya!

Berita Terbaru

Nor Asiah, Pengawas  Madrasah di kantor Kmenang Kota Palangkaraya. Foto.Dadang

Opini

Ramadan Tanpa Adzan

Selasa, 17 Mar 2026 - 15:06 WIB