1tulah.com, MUARA TEWEH – Dinas Pertanian Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah, mengusulkan kepada Direktorat Jenderal Perkebunan, Kementerian Pertanian untuk mengembangkan dan meremajakan lahan sawit milik petani nonplasma, karena untuk menaikkan produktivitas tanaman yang sekarang.
Hal ini disampaikan Kepala Dinas Pertanian Syahmiludin A Surapati kepada 1tulah.com, Jumat (9/7/2021) di Muara Teweh.
Dengan meremajakan tanaman sawit, kata Syahmiludin, produksi akan meningkat, terjadi produktivitas nilai tambah, dan mutu perkebunan sawit di luar plasma menjadi lebih baik.
Program pengembangan, peremajaan, serta sarana dan prasarana perkebunan sawit rakyat ini, katanya, dia usulkan di tahun 2021 ini.
Bagi petani yang belum memiliki lahan sawit, ujarnya, mereka dapat mengusulkan lahan dengan syarat masuk di kawasan areal penggunaan lain (APL).
Bagi yang sudah menanam sawit, tambahnya, dapat pula mengganti bibitnya jika asal-usul bibitnya itu tidak jelas.
“Yang terpenting status lahan harus clear –tidak bermasalah!” katanya tegas.
Jika lahannya masih berstatus hutan produksi dan kawasan hutan, katanya, pihak berkait harus mengurus pelepasan kawasan.
“Lahan mesti ada sertifikat kepemilikan.”
Dan, sekarang, ujarnya, ada beberapa kelompok tani yang sudah mengajukan permohonan kepada Dinas Pertanian.
“Kami ingin ada peta grand desain lahan sawit nonplasma, plasma, pertanian, dan integrasi sawit-sapi,” katanya.
Reporter: Deni

![Vidi Aldiano meninggal dunia, pidato Sheila Dara viral: suami saya selamanya. [Instagram]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/03/vidi-aldioano-istri-360x200.jpg)
![Dokter Richard Lee akhirnya dijebloskan ke sel Polda Metro Jaya pada Jumat (6/3/2026) pukul 21.50 terkait kasus dugaan tindak pidana perlindungan konsumen dan UU Kesehatan. [Tiara Rosana/Suara.com]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/03/dokter-richard-ditahan-360x200.jpg)
![Chiki Fawzi [Instagram]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/03/chika-fauzi-360x200.jpg)






















