SPBU Perusda Batara Membangun Tak Pernah Lagi Jual Bensin, Dirutnya Bilang Begini

  • Bagikan
Ilustrasi SPBU

1tulah.com, MUARA TEWEH – Jika ingin mengisi BBM jenis Bensin/premium di SPBU Perusda Jalan Pendreh, siap-siap balik arah. Karena saat ini SPBU yang dikelola oleh anak perusahaan Perusda PT. MBSM itu tidak, sudah lama tidak menyediakan BBM jenis premium/bensin.

“Sudah lama tidak ada bensin di SPBU itu entah kenapa. padahal beli di situ enak loh, meski dibatasi, tetapi tidak antri seperti di SPBU lain. Disana juga tidak ada pelansir,” kata salah sumber kepada 1tulah.com.

Sumber juga binggung kenapa SPBU yang di support plat merah itu tidka lagi menyediakan BBM murah yang ringan kantong. Menurutnya patut dipertanyakan, sebab keberadaaan SPBU itu dibangun, tujuan awalnya membantu masyarakat yang kesulitan mendapatkan BBM.

“Kalau tidak menjual BBM jenis premium otomatis jatah untuk warga Barito Utara berkurang,” bebernya.

Kabid Perdagangan, di Dinas Perindustrian dan Perdagangan Barito Utara, Juni Rantetampang ketika di konfirmasi terkait pasokan berbagai macam BBM di SPBU mengaku tidka tau.

“Kita tidak tau berapa kuota BBM berbagi jenis yang masuk ke SPBU di Barito Utara. Sebab tidak semua SBPU rutin memasukkan laporannya ke kantor kami. Ada beberapa SPBU saja yang aktif memberikan laporan,” ujar Juni Rantetampang.

Direktur SPBU Perusda Batara Membangun, Asianoor Alihazeki di konfirmasi melalui perckapan What Apps mengakui jika pihaknya sudah sejak lama tidak menyediakan BBM jenis premium/bensin.

Hal itu menurutnya dikarenakan, terkait dengan program pertamina langit biru.

“Karena bensin termasuk yg kurang ramah terhadap lingkungan dan rencana mau dihapus oleh pertamina. Setiap pertemuan dengan pertamina selalu menjadi pembicaraan masalah tersebut jadi SPBU Perusda ikut mendukung pemerintah menjual produk ramah lingkungan saja,” ungkapnya.

Dikatakannya lagi, SPBU Perusda tidak lagi menjual dan menyediakan BBM jenis premium/bensin sudah sejak Bulan Nopember 2020.

“Tapi khusus masalah SPBU coba langsung dengan pengawasnya Bapak Ardi, Beliau paham. yang pasti jika adatudingan merugikan warga karena tidak ada pasokan dan penjualan bensin tentu tidak, karena selama ini perusda jatahnya cuma satu kali pengiriman dalam satu bulan.¬† Kalau perusda tidak mengambil di over ke SBPU lainnya yang ada di Muara Teweh,” tutup Asianoor. (eni)

 

 

 

 

 Advertisement Here
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.