Di Negara ini, Usai Ikut Vaksin Covid-19 Boleh Bawa Pulang Mobil

- Jurnalis

Kamis, 17 Juni 2021 - 13:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ilustrasi Vaksinasi

ilustrasi Vaksinasi

1tulah.com – Hampir di semua negara program vaksinasi dilakukan percepatan. Caranya pun bermacam-macam dalma menerapkan ajakan kepada warganya, seperti mendapatkan cashback hingga diskon belanja.

yang membuat terperangah adalah salah satu kota di Rusia. Apa itu? melansir Moscow Time, untuk masyarakat yang sudha di vaksin bakal dapat kesempatn membawa pulang mobil baru. Hal ini disampaikan langsung oleh walikota Moskow, Sergei Sobyanin.

“Mulai 14 Juni hingga 11 Juli 2021, warga yang sudah suntik  vaksin Covid-19 dosis pertama, akan menjadi peserta undina mobil,” ujar Sobyanin dalam siaran pers.

Setiap minggu lima mobil akan diundi, masing-masing bernilai sekitar 1 juta rubel Rusia atau sekitar Rp 198 juta.

Baca Juga :  Kemenkeu Siapkan Skema Baru, Mulai 2027 Dana Pensiun dan Bansos Langsung Cair ke Rekening Penerima

“Tetapi tentu saja keuntungan utama bagi mereka yang divaksinasi tidak dapat dibandingkan dengan mobil mana pun. Ini adalah masalah kesehatan dan ketenangan pikiran mereka sendiri,” kata Sobyanin.

Namun tidak disebutkan mobil jenis apa yang bakal diberikan kepada pemenang yang sudah melakukan vaksin COVID-19.

Program vaksinasi ini memang gencar dilakukan pemerintah Rusia seiring pertambahan jumlah kasus akir-akhir ini.

Bahkan pemerintah setempat memberlakukan pembatasan seperti pekan tidak bekerja hingga 20 Juni 2021.

Berdasarkan aturan tersebut, semua pekerja yang tidak berada di bidang penting tak diperkenankan ke kantor, tetapi mereka tetap digaji.

Baca Juga :  Benarkah "Belum Makan Kalau Belum Makan Nasi"? Menguak Sejarah Dominasi Beras di Indonesia

Walikota Sobyanin juga memberlakukan kembali jam malam untuk bar dan restoran, melarang mereka melayani pelanggan antara pukul 23.00 dan pukul 06.00.

Penghitungan pemerintah melaporkan 7.704 kasus baru infeksi Virus Corona COVID-19 di Moskow pada hari Minggu, tertinggi dalam enam bulan.

Meskipun memberlakukan lockdown ketat setelah pandemi COVID-19 melanda Rusia musim semi lalu, pihak berwenang mencabut sebagian besar pembatasan pada pertengahan musim panas dalam upaya melindungi ekonomi yang tengah dalam masa sulit. (*)

Sumber : Suara.com

 

Berita Terkait

Dua Emiten Haji Isam Jaminkan Saham Rp73 T ke Bank Mandiri, Ini Penjelasan Manajemen
2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran: Kemerdekaan Pers dan Kriminalisasi Jurnalis Jadi Sorotan Dunia
Tingkatkan Ketepatan Data, Kemendagri Evaluasi Layanan Pengusulan Satyalancana Karya Satya PNS
Kabut Asap Karhutla Capai Timor Leste, ASEAN Didesak Gelar Rapat Darurat
Atasi Krisis Air Bersih hingga Infrastruktur, DPRD Kalteng Soroti Aspirasi Warga Gunung Mas
Profil dan Sosok Aisyah Thisia Halijam: Istri Gubernur Kalteng yang Jadi Sorotan Publik Usai Video Catwalk Viral di Tengah Bencana Karhutla
Perkuat Penegakan Hukum Karhutla, Kejagung dan Polri Bakal Gelar Rakor Terbatas
Luas Kebakaran Melonjak 69%, Mengapa Pemerintah Belum Tetapkan Status Bencana Nasional?

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 05:31 WIB

Dua Emiten Haji Isam Jaminkan Saham Rp73 T ke Bank Mandiri, Ini Penjelasan Manajemen

Kamis, 15 Oktober 2026 - 17:28 WIB

2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran: Kemerdekaan Pers dan Kriminalisasi Jurnalis Jadi Sorotan Dunia

Kamis, 15 Oktober 2026 - 17:05 WIB

Kabut Asap Karhutla Capai Timor Leste, ASEAN Didesak Gelar Rapat Darurat

Kamis, 15 Oktober 2026 - 16:52 WIB

Atasi Krisis Air Bersih hingga Infrastruktur, DPRD Kalteng Soroti Aspirasi Warga Gunung Mas

Kamis, 15 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Profil dan Sosok Aisyah Thisia Halijam: Istri Gubernur Kalteng yang Jadi Sorotan Publik Usai Video Catwalk Viral di Tengah Bencana Karhutla

Rabu, 14 Oktober 2026 - 15:51 WIB

Perkuat Penegakan Hukum Karhutla, Kejagung dan Polri Bakal Gelar Rakor Terbatas

Rabu, 14 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Luas Kebakaran Melonjak 69%, Mengapa Pemerintah Belum Tetapkan Status Bencana Nasional?

Rabu, 14 Oktober 2026 - 08:34 WIB

Reses DPRD Kalteng Dapil II: Infrastruktur, Layanan Dasar, dan Pertanian Jadi Aspirasi Utama Warga Kotim-Seruyan

Berita Terbaru