1tulah.com, MUARA TEWEH-Terminal Antar Kabupaten Antar Provinsi (AKAP), yang tengah viral pemberitaan lantaran sering dijadikan tempat anak muda gelar pesta minuman keras(miras) oplosan dan ngelem, ternyata masih dibangun dahulunya dari dana APBD murni kabupaten Barito Utara (Barut). Namun saat ini dilakukan proses pemindahan pengelolaan ke provinsi Kalteng.
Hal ini disampaikan Kadis Perhubungan, H Fery Kusmiadi melalui Kabid Perhubungna Darat, Bikan SE.
“Seratus persen pembangunannya bersumber dari APBD murni kabupaten kita. Saat ini masih proses pengajuan peralihan pengelolaan ke provinsi Kalteng. dan kendalanya masih pada balik nama sertifikat kepemilikan,” ujar Bikan, di temui di kantornya, Selasa (25/5/2021).
Menurut Bikan, pembangunan dahulunya memang hanya 80 persen, hanya berupa bangunan terminal, belum didukung kelengkapan lain untuk dioperasionalkan.
Dikatakannya pula, sejak dahulu sebenarnya sudah ingin difungsikan, namun banyak kendala. Selain kelengkapan sarana dan prasaran terminal belum lengkap, juga Para penumpang sulit diarahkan pindah ke terminal AKP Jingah.
“Masyarakat dan penumpang cenderung memilih travel yang bisa langsung jemput ke rumah,” terangnya.
Seiring itu, di tahun 2018, ada surat dari sekda Kalteng Nomor 550.22/572-dushub tanggal 3 agustus 2018, tentang percepatan pelaksanaan terminal type B, wajib diserahkan ke provinsi untuk pengelolaannya.
“Karena rujukan surat itu, kita lakukan proses penyerahan pengelolaan ke provinsi Kalteng. Hanya saja sampai saat ini belum tuntas penyerahannya, karena ada kendala tanah seluas 5 hektar di kawasan terminal masih nama pemilik tanah dahulu yaitu PT Austral Byna. Kita tanya dibagian aset, proses balik nama menjadi tanah Pemkab Barut, prosesnya masih di Kantor ATR/BPN Muara Teweh,” jelas Bikan.
Lalu bagaimana dengan pengawasan di terminal AKP Jingah, yang saat ini sering didapati warga menjadi tempat anak muda gelar pesta miras oplosan dan ngelem? Bikan mengatakan, di terminal itu ada ditempatkan dua orang penjaga.
“Sudah seirng kog mereka membubarkan anak-anak yang kumpul-kumpul disana. Malah sering petugas jaga disana pernah melaporkan ke polisi, adanya anak muda yang kumpul-kumpul dan berlaku hal tidak baik disana,” tutup Bikan.
Seperti diberitakan media ini sebelumnya, Terminal Antar Kabupaten Antar Provinsi (AKAP) yang berada di Kelurahan Jingah, Kecamatan Teweh Baru, Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah, menjadi tempat bagi sejumlah anak di bawah umur pesta minuman oplosan dan ngelem.
Lurah Jingah Ilyas Ramaddan dikonfirmasi, membenarkan kawasan Terminal AKP sering dijadikan tempat kongkow anak muda melakukan pesta minuman oplosan dan ngelem.
“Iya tempat itu memang menjadi sarang tempat anak-anak mengoplos minuman, karna kantor kelurahan berdekatan dengan tempat mereka sering kumpul, bahkan ada sampai mabuk berat. Malah mereka pernah juga diamankan oleh polisi dan juga Satpol PP,” kata Lurah Ilyas Ramaddan.
Salah satu warga yang tinggal tidak jauh dari tempat tersebut mengungkapkan, mereka masih melakukan aktivitas di tempat tersebut walaupun satpol PP pernah menggerebek tempat itu.
“Biasanya mereka melakukan aktivitas di malam hari, apalagi pada malam Minggu,” ungkap salah satu warga Jingah yang tidak mau sebutkan namanya. (eni)

![Chiki Fawzi [Instagram]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/03/chika-fauzi-360x200.jpg)





![Ilustrasi Sabu. [Antara]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2023/06/IMG_20230610_074458-225x129.jpg)


![Presiden Prabowo Subianto mengumpulkan para ulama dan pimpinan ormas Islam di Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (5/2/2026) malam. [Dok. Biro Pers Istana]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/03/prabowo-ulama-225x129.jpg)

![Ilustrasi Sabu. [Antara]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2023/06/IMG_20230610_074458-360x200.jpg)










