Dewan Pertanyakan Pembangunan Gedung Isolasi Covid-19

- Jurnalis

Selasa, 8 September 2020 - 03:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

1tulah.com, MUARA TEWEH– Kalangan DPRD Barito Utara(Barut) Kalimantan Tengah, mempertanyakan pembangunan gedung isolasi COVID-19 yang kini tengah di kebut pembangunannya oleh pemerintah daerah, setempat.

Hal ini disampaikan sejumlah anggota DPRD saat rapat dengar pendapat(RDP) dengan dinas kesehatan dan managemen RSUD Muara Teweh, Senin(7/9/2020) kemarin.

“Kami mau bertanya berapa anggaran biaya pembangunan itu, siapa yang mengerjakan, ataukah itu dibangun secara swakelola atau tidak. Lalu kapasitasnya bisa menampung berapa orang,” kata Hj Nety Herawati, salah anggota DPRD Barut.

Baca Juga :  Fariyadi Y. Tingan Pimpin Kadin Barito Utara, Siap Perkuat Daya Saing Organisasi

Plt Kadis Kesehatan Barut, Siswandoyo mengatakan, pembangunan gedung isolasi digunakam dana dari biaya tak terduga(BTT). Hanya saja dia tak mengetahui berapa besaran biaya pembangunan, karena tanggung jawab pelaksanaan ada di Dinas PUPR Barito Utara.

“Kalau pelaksanaan tidak ada lelang itu memang ada aturannya. Untuk mempergunakan lantai 5 selama lima bulan kemarin dianggarkan 5 miliar. Kakau untuk gedung isolasi yang baru tentu akam lebih besar, karena banyak yang mesti dilengkapi, peralatan medis, tempat tidur dam juga fasilitas lain,” kata Siswandoyo sembari menegaskan, pihak mereka dinas kesehatan dan rumah sakit hanya menggunakan tempat. Sementara pembangunan fisik DPA nya di dinas PUPR.

Baca Juga :  TP PKK Barut Bersama Disdalduk KB dan P3A Gelar Edukasi Gizi untuk Atasi Stunting

Sedang daya tampung untuk bangunan isolasi pasien COVID-19 dijelaskan Siswandoyo, bisa menampung sampai 50 orang pasien.

Wakil Ketua DPRD, Parmana Setiawan menambahkan, pihaknya wajib mengetahui semua kegiatan dilaksanakan, karena DPRD memiliki kewenangan dalam halnsalah satunya pengawasan

“Kemaren setahu kita untuk pemnangunam gedung isolasi pasien Covid-19 dianggarkan 2.5 miliar. Tapi nanti kita tanyakam lagi semuanya,” kata Parmana.(eni)

 

 

Berita Terkait

H Gogo Resmi Ditunjuk Jadi Dirut Perusda Batara Membangun, Bupati Shalahuddin: PAD Kita Bisa Dua Kali Lipat
Fariyadi Y. Tingan Pimpin Kadin Barito Utara, Siap Perkuat Daya Saing Organisasi
Satreskrim Polres Barut Gerak Cepat Tangkap Pelaku Curanmor di Muara Teweh
Kejari Barito Utara dan Bagian Hukum Setda Imbau Masyarakat Bijak Bermedsos
Bupati Shalahuddin Kunjungi KPK, Akui Tata Kelola Pemkab Barito Utara Masih Lemah
TP PKK Barut Bersama Disdalduk KB dan P3A Gelar Edukasi Gizi untuk Atasi Stunting
Pelatihan Juleha Segera Digelar MUI
Resmi Bertugas, Kajari Barito Utara Disambut Upacara Adat

Berita Terkait

Senin, 18 Mei 2026 - 22:39 WIB

H Gogo Resmi Ditunjuk Jadi Dirut Perusda Batara Membangun, Bupati Shalahuddin: PAD Kita Bisa Dua Kali Lipat

Senin, 18 Mei 2026 - 22:36 WIB

Fariyadi Y. Tingan Pimpin Kadin Barito Utara, Siap Perkuat Daya Saing Organisasi

Minggu, 17 Mei 2026 - 21:40 WIB

Satreskrim Polres Barut Gerak Cepat Tangkap Pelaku Curanmor di Muara Teweh

Jumat, 15 Mei 2026 - 14:52 WIB

Kejari Barito Utara dan Bagian Hukum Setda Imbau Masyarakat Bijak Bermedsos

Kamis, 14 Mei 2026 - 12:27 WIB

Bupati Shalahuddin Kunjungi KPK, Akui Tata Kelola Pemkab Barito Utara Masih Lemah

Selasa, 12 Mei 2026 - 13:19 WIB

TP PKK Barut Bersama Disdalduk KB dan P3A Gelar Edukasi Gizi untuk Atasi Stunting

Minggu, 10 Mei 2026 - 16:31 WIB

Pelatihan Juleha Segera Digelar MUI

Jumat, 8 Mei 2026 - 15:11 WIB

Resmi Bertugas, Kajari Barito Utara Disambut Upacara Adat

Berita Terbaru