RSUD Muara Teweh Punya Tunggakan Hutang 1,8 Miliar Kepada Karyawan Nya

- Jurnalis

Senin, 7 September 2020 - 08:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

1tulah.com, MUARA TEWEH– Tenaga kesehatan(nakes) dan medis yang selama ini teriak mengadu ke sejumalah media, mulai terjawab. Ternyata hingga kini mereka belum mendapatkan pembayaran upah jasa pelayanan BPJS dan pelayanan umum.

Hal ini terkuak saat Rapat Dengar Pendapat(RDP) antara DPRD dengan Dirut RSUD Muara Teweh dan Dinas Kesehatan Barut, Senin(7/9/2020).

Pihak dewan mencecar pertanyaan ke Dirut RSUD Muara Teweh dr Dwi Agus Setidjowati, baik H Tajeri dam juga Suriannor, kenapa tenaga medis, tenaga pelayanan dan seluruh karyawan rumah sakit, belum mendapat kan biaya upah alias insentif jasa pelayanan BPJS dan pelayanan umum.

“Apa benar mereka belum mendapatkan uang insentif jasa pelayanan dan lainnya. Kita mendapat banyak SMS dan juga WA. Malah ada jasa layanan yamg belum di bayar di tahun 2019,” kata H Tejeri, salah anggota DPRD Barut, saat RDP, Senin(7/9).

Baca Juga :  Fariyadi Y. Tingan Pimpin Kadin Barito Utara, Siap Perkuat Daya Saing Organisasi

Dikatakan Tajeri kemana dana 1,8 miliar peruntukan bayar utang jasa medis yang sudah disetujui oleh DPRD. Apa sudah disalurkan.

“Sekda mesti kita panggil dan minta klarifikasi mengenai dana 1,8 miliar itu besok,’ tegas Tajeri.

Sementara anggota DPRD lain, Suriannor mempertanyakan, kemapa upah para klining service belum dibayar. “Jangan sampai gaji mereka yang sudah kecil hambat lagi dengan belum di bayar uang jasa dll,” timpalnya.

Baca Juga :  Kejari Barito Utara dan Bagian Hukum Setda Imbau Masyarakat Bijak Bermedsos

Dirut RSUD Muara Teweh, dr Dwi Agus Setidjowati menjawab, dana 1.8 milir belum ada. Dia hanya menjelaskan, rumah sakit hanya ada dana BLUD sebesar 14 miliar.

Rinciannya, dana itu digunakan untuk pelayanan 11 miliar, dan 4 miliar untuk operasional.

“Sekarang ada dana sisa 1,2 miliar. Itu untuk keperlian sampai bulan desember. Untuk pelayanan jasa Covid-19 semua dana nya dibayarkan dari pusat,” kata Dwi Agus.

Terpisah, Wakil Ketua DPRD Barut, Parmana Setiawan mengatakan, besok, sebelum di laksanakan RDP dengan tim anggaran, dir8nya akan membicaraoan langsung dengan Sekda Janinal Arifin terkait tunggakan jasa medis,” katanya.(eni)

 

 

Berita Terkait

H Gogo Resmi Ditunjuk Jadi Dirut Perusda Batara Membangun, Bupati Shalahuddin: PAD Kita Bisa Dua Kali Lipat
Fariyadi Y. Tingan Pimpin Kadin Barito Utara, Siap Perkuat Daya Saing Organisasi
Satreskrim Polres Barut Gerak Cepat Tangkap Pelaku Curanmor di Muara Teweh
Kejari Barito Utara dan Bagian Hukum Setda Imbau Masyarakat Bijak Bermedsos
Bupati Shalahuddin Kunjungi KPK, Akui Tata Kelola Pemkab Barito Utara Masih Lemah
TP PKK Barut Bersama Disdalduk KB dan P3A Gelar Edukasi Gizi untuk Atasi Stunting
Pelatihan Juleha Segera Digelar MUI
Resmi Bertugas, Kajari Barito Utara Disambut Upacara Adat

Berita Terkait

Senin, 18 Mei 2026 - 22:39 WIB

H Gogo Resmi Ditunjuk Jadi Dirut Perusda Batara Membangun, Bupati Shalahuddin: PAD Kita Bisa Dua Kali Lipat

Senin, 18 Mei 2026 - 22:36 WIB

Fariyadi Y. Tingan Pimpin Kadin Barito Utara, Siap Perkuat Daya Saing Organisasi

Minggu, 17 Mei 2026 - 21:40 WIB

Satreskrim Polres Barut Gerak Cepat Tangkap Pelaku Curanmor di Muara Teweh

Jumat, 15 Mei 2026 - 14:52 WIB

Kejari Barito Utara dan Bagian Hukum Setda Imbau Masyarakat Bijak Bermedsos

Kamis, 14 Mei 2026 - 12:27 WIB

Bupati Shalahuddin Kunjungi KPK, Akui Tata Kelola Pemkab Barito Utara Masih Lemah

Selasa, 12 Mei 2026 - 13:19 WIB

TP PKK Barut Bersama Disdalduk KB dan P3A Gelar Edukasi Gizi untuk Atasi Stunting

Minggu, 10 Mei 2026 - 16:31 WIB

Pelatihan Juleha Segera Digelar MUI

Jumat, 8 Mei 2026 - 15:11 WIB

Resmi Bertugas, Kajari Barito Utara Disambut Upacara Adat

Berita Terbaru