Aniaya Istri Hingga Lebam, Warga Gang Kinibalu Berurusan ke Polisi

Dipukul Menggunakan Pipa Paralon dan Kumpang Samurai

110
SHARES
590
VIEWS

MUARA TEWEH, 1tulah.com-Tindak kekerasan dalam rumah tangga kembli terjadi. Pemicunya lantaran cemburu buta. Hal ini dilakukan Ahmad Ripandi(27) terhadap istrinya Novita Ariani(22). Pengakuan pelaku,warga Gg Kini Balu Jalan Veteran, kelurahan Melayu, Kecamatan Teweh Tengah ini kepada polisi, dirinya merasa dihianati lantaran sang istri dituduh selingkuh.

sang istri(korban) penuh luka lebam akibat pukulan sang suami

Peristiwa KDRT ini terjadi, Jumat(4/10/2019) sekira pukul 16.30 Wib. Usai kejadian korban melaporkan kasus kekerasan ini ke Polisi. Ia(istri,red) mengalami lluka lemab disekujur tubuh. Dari Wajah, mata, punggung, tangan, paha hinga kemaluan.

Kapolres Barito Utara(Batara) AKBP Dostan Matheus Siregar melaluiKasat Reskrim AKP Kristanto Situmeang dikonfirmasi,Selasa(8/10/2019) membenarkan kasus yang terjadi dan sudah berhasil mengamankan pelaku.

alat yang digunakan pelaku memukul sang istri

Dikatakan Kristanto, kekerasan yang dilkukan pelaku terhadap istrinya, tidak hanya sekai namun berulang-ulang. Kasusnya Keterangan korban dan beberapa saksi, pertma terjadi Jumat (4/10) sore kisaran pukul 16:30 WIB dan berlanjut pda hari Sabtu (5/10) sekitar pukul 05:00 WIB, serta sekitar pukul 16:30 WIB, di rumah mereka.

“Atas adanya laporan itu, Unit Buser dan Unit PPA Satreskrim Polres Barut ke TKP, sekaligus mencari tersangka AR,” beber Kristanto.

Pelaku, lanjut kasat, diamankan sekitar pukul 11:30 WIB, saat pulang ke rumah dan diamankan dengan beberapa barang buktinya.

“Beberapa barang bukti, di antaranya sarung/kompang samurai yang terbuat dari kayu, selang pembuangan air mesin cuci dan pipa paralon/PVC,” terangnya.

“Akibat KDRT atau penganiayaan itu, korban menderita luka lebam di seluruh tubuh. Dari mulai wajah termasuk mata, punggung, tangan, paha dan kemaluan. Saat ini korban dirawat di RSUD Muara Teweh,” terang kasat.

Soal motif penganiayaan itu sendiri, tambahnya karena merasa cemburu. Bahkan menuduh sang istri telah berselingkuh dengan lelaki lain.

“Terhadap pelaku, kita sangkakan dengan pasal 44 ayat (2) jo pasal 5 huruf a UU RI No: 23/2004 tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga atau pasal 351 KUHP.  Ancaman hukumannya, 10 tahun penjara,”  pungkas kasat.(eni)

,

Related Posts

Discussion about this post

ADVERTISEMENT

Recommended

Login to your account below

Fill the forms bellow to register

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.