10 Tahun Ambruk, Jembatan Gantung di Nihan Belum Juga Dibangun Permanen

0
157

MUARA TEWEH,1tulah.com – Jembatan gantung di Desa Nihan Kecamatan Lahei Barat,Barito Utara(kalimantan Tengah) yang ambruk sangat mengganggu aktifitas warga desa. Terutama warga di RT 3 dan 4. Apalagi selama 10 tahun ini sejak ambruk di tahun 2009, belum juga diperbaiki, baik oleh pemerintah daerah setempat maupun pemerintah provinsi.

Kepala Desa Nihan Hilir Andirjem melalui Sekretaris Desa Arbino mengatakan, pembangunan jembatan gantung sungai Nihan HilirĀ  ini merupakan proyek dari Dinas Provinsi dan pondasi jembatan sudah di bangun sejak 2017 lalu.

“Memang sudah di bangun pondasi untuk pembangunan jembatan, namun sampai sekarang masih belum ada kelanjutan pembangunannya. Dan warga berharap agar pembangunan jembatan gantung ini bisa cepat selesai dikerjakan oleh Dinas Provinsi,”ujar Arbino, Rabu(3/7/19).

 

Arbino mengatakan, untuk membantu akses warga pemerintah Kabupaten Barito Utara telah membangun jembatanĀ  darurat sepanjang 72 meter dengan lebar 1 meter untuk menggantikan jembatan gantung yang telah rusak dan telah selesai pada tahun 2019 ini.

“Namun yang menjadi kendala pada jembatan darurat ini, apabila air surut jembatan tidak bisa dilalui mengunakan sepeda motor, hingga warga kesulitan untuk membawa hasil pertaniannya menuju kota induk,” tambahnya.

Meski demikian, warga sangat berterima kasih dengan di bangunnya jembatan darurat oleh Pemerintah Kabupaten Barito Utara, sebab orang tua tak lagi was-was melepas anak ke sekolah, kendati terjadi banjir.

“Namun warga sangat berharap agar pembangunan jembatan sungai Nihan Hilir ini bisa cepat selesai di kerjakan agar akses jalan masyarakat khususnya Rt 3 dan 4 yang di huni sedikitnya 500 jiwa ini, bisa lancar dan tanpa ada kendala,”tandasanya.(Nie)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here