Dua Mantan Kades Desa Ipu Ternyata Masih Ada Jalinan Keluarga

0
466
Aprita anak korban ketika ditemui di RSUD Muara Teweh

MUARA TEWEH,1tulah.com – Perkelahian kedua kali dua orang mantan pejabat kepala desa(kades) Ipu Kecamatan Lahei yang terjadi di Jalan Jendral Sudirman,Rabu malam(12/6/2019) membuat geger Kota Muara Teweh. Lebih kaget lagi, keduanya, Sukirman(pelaku) dan Askameng(korban) yang sudah dua kali terlibat perkelahian berdarah ini ternyata masih memiliki hubungan keluarga.

Kondisi Askameng(korban) dirawat intensif di RSUD Muara Teweh

Keduanya terlibat cekcok berujung petaka, pertama pada 2108, dimana duel kala itu kedua korban sama-sama terluka parah akibat hunusan pedang masing-masing. Sukarni babak belur hingga parahnya jari tangan nyaris putus.Sedang Askameng masuk penjara selama. Kedua, terjadi pada Rabu (12/6/2019) malam mengakibatkan Askameng mandi darah dan Sukarni menyerahkan diri kepada polisi.

Aprita, putri Askameng, bertutur ayahnya memanggil paman kepada Sukarni. Karena masih ada hubungan sepupu sekali dengan ayah Askameng (kakek Aprita). “Ayah kami masih ada hubungna keluarga, mungkin karena dendam perselisihan tahun lalu maka ayah kami diserang,” ujar Aprita kepada wartawan ketika ditemui di RSUD Muara Teweh, Kamis (13/6/2019) siang.

 

Korban Askameng diserang oleh Sukarni di sebuah rumah dekat PDAM Muara Teweh, ketika sedang berhappy dengan empat temannya. Saat mereka asyik menikmati musik keyboard organ tunggal, mendadak Sukarni dan anaknya yang masih pelajar SMA datang, lalu menyerang secara membabi-buta dengan senjata tajam.

Kapolres Batara AKBP Dostan matheus Siregar melalui  Kaur Bin Ops Iptu Ardiyanto, membenarkan kedua pelaku telah menyerahkan diri ke Mapolres. ” Saat ini masih dalam proses penyelidikan. Para pelaku sedang diperiksa,” ujarnya kepada wartawan, Kamis (13/62019).

Ia menambahkan, akibat luka bacok pada beberapa bagian tubuh, korban Askameng dilarikan ke RSUD Muara Teweh, Rabu malam.(Nie)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here