Bejat, Usai Habisi Nyawa Istrinya, Lalu Minum Racun. Istri Digorok Disaksikan Kedua Anaknya

0
448
Kapolsek Mentaya Hulu Ipda Affandi bersama anggotanya saat mengamankan tersangka Maddi di Mapolsek setempat Sabtu (11/5).

SAMPIT,1tulah.com – Entah setan apa yang merasuki pemuda bertato bernama Maddi(37)ini. Ia tega menghabisi nyawa istrinya sendiri bernama hastian(26). Akibat perbuatannya, lelaki ini meski meringkuk di tahanan Mapolsek Mentaya Hulu Kabupaten Kotawaringin Timur(Kotim) guna mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Aksi sadis ini dilakukan pelaku di mess karyawan Blok G10 Tanah Haluan Estate PT Agro Wana Lestari (AWL) Desa Tanah Haluan Kecamatan Bukit Santuai, Jumat (10/5/2019) pagi sekitar pukul 07.30 WIB.

Jasad korban saat dievakuasi warga dan anggota Polsek Mentaya Hulu Jumat (10/5).

Didepan penyidik Maddi mengakui, ia nekat menghabisi nyawa istrinya karena kesal. Bahkan, seusai menghabisi nyawa istrinya ia sempat meminum racun untuk mengakhiri hidupnya.

Kapolres Kotim AKBP M Rommel melalui Kapolsek Mentaya Hulu Ipda Muhammad Affandi mengakui, bahwa pelaku seusai membunuh istrinya sempat meminum racun. Bahkan dari keterangan saksi, seusai melakukan pembunuhan itu, pelaku berjalan sempoyongan sembil berteriak mengatakan bahwa ia telah meminum racun kayu.

“Saat itu pelaku ini berjalan sempoyongan ke arah tiang listrik depan mess G10. Tak lama, langsung ambruk sambil muntah-muntah, melihat keadaan tersebut security langsung mengamankan pelaku dan membawanya ke Poliklinik dekat Estate untuk pertolongan lebih lanjut,” katanya melalui telpon seluler, Sabtu (11/5).

Saat ini lanjut dia, pelaku telah diamankan di Mapolsek setempat untuk menjalani pemeriksaan guna mengungkap motif ia nekat menghabisi nyawa korban.

Seperti diberitakan, Maddi dengan sadis menggorok leher sang istri menggunakan badik. Mirisnya lagi, aksi membabi buta dilakukannya di hadapan kedua anaknya yang masih kecil.

Akibat perbuatannya ini pelaku sementara dijerat pasal 338 KUHP tentang pembunuhan dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara.

“Namun jika dari hasil pemeriksaan terbukti ada rencana terlebih dahulu, ia bisa dijerat pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana dengan ancaman hukuman seumur hidup atau mati,” tegas Kapolsek.(Ar/Nie)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here