Jalan Lingkar Perlu Ditangani, Agar Truck Besar Tak Masuk Jalan Dalam Kota

0
90

MUARA TEWEH,1tulah.com Kalangan Legislatif DPRD Barito Utara, Kalimantan Tengah, meminta adanya penanganan serius jalan lngkar kota. Kenapa? dilakukan agar truck-truck badna besar bisa melintas, dan tidak lagi melalui jalan dalam kota.

“KOndisi jaln lingkar belum siap dan tak nyaman dilintasi mobil-mobil besar. Perlu penangan serius sehingga bisa dilintasi,” ujar H Purman jaya,  Anggota DPRD Kabupaten Barito Utara.

Menurut politisi asal Partai Kebangkitan Bangsa(PKB) ini, salah satu ketidaknyamanan melewati jalan lingkar kota, karena masih banyak tanjakan tinggi dan belum semua ruas jalan diaspal. Truk bertonase besar dan bermuatan berat sulit mendaki tanjakan dengan kondisi jalan berupa pengerasan.

Akibatnya para pengemudi truk maupun angkutan lain yang hendak menuju ke wilayah Murung Raya atau wilayah di luar Muara Teweh lebih memilih jalan dalam kota Muara Teweh, dari pada harus melintasi jalan lingkar kota.

Selain itu, tambahnya, dari sisi jarak pun, jauh lebih dekat hanya sekitar dua km dari Jembatan KH Hasan Basri menuju Bundaran Patung. Sedangkan melalui jalan lingkar kota jarak tempuh di atas lima km.

“Itu faktor yang membuat para pengemudi lebih memilih melintas di dalam kota dibanding menggunakan jalur lingkar kota. Juga belum ada aturan bagi angkutan barang tidak boleh melintas di dalam kota. Pemangku kepentingan perlu memikirkan solusi, termasuk mengaspal jalan tembus ke km 7, arah Puruk Cahu,” ujarnya kepada wartawan, Kamis (9/5/2019).

Ia kembali mengingatkan, tujuan awal pembukaan  jalan lingkar kota ini untuk efisiensi dan kenyamanan arus transportasi di dalam kota Muara Teweh. Kendaraan-kendaraan besar dapat melintasi jalan lingkar kota, sehingga lalu lintas di dalam kota tidak semrawut dan terganggu.(Nie)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here