MUARA TEWEH,1tulah.com – Polres Barito Utara (Batara),  menyita 15 Senpi ilegal dari tangan warga setempat. Barang sitaan ini akan diserahkan kepada Polda Kalimantan Tengah (Kalteng).
Senpi-senpi yang dikuasai masyarakat sipil dan kemungkinan terjadi penyalahgunaan, mengantisipasi karenanya harus ditarik. Senpi dan barang bukti lainnya merupakan hasil penarikan operasi Sapu Jagat.
Kapolres Batara AKBP Dostan Matheus Siregar Sik dalam press konference mengatakan, 15 pucuk senpi jenis revolver merek Smith & Wesson disita dari warga. “Senpi sitaan itu dari hasil kegiatan operasi Sapu Jagat. Kami menerima perintah dari pimpinan Polri bahwa senpi-senpi yang dikuasai oleh masyarakat sipil harus ditarik kembali untuk dicek keberadaan dan kelengkapan,” ujar Kapolres  didampingi Waka Polres Kompol Agus Dwi Suryanto Sik dan perwira lainnya.

Jajaran Polres Batara menunjukkan senpi ilegal hasil tangkapan

15 pucuk senpi revolver S&W asal Pemkab Barito Utara. Sedangkan satu jenis air soft gun lengkap dengan peluru disita dari pelaku kejahatan di lokasi kebun sawit.
“Setelah dicek lalu kita amankan, karena banyak masyarakat sipil yang memegang senpi, ini mungkin disalahgunakan,”tegas Dostan.
Diakuinya, pada saat warga sipil memegang senjata api dan menyalahgunakan pemakaian senjata, lalu muncul beberapa kejadian. Menyikpai hal tersebut, kata dia, seluruh jajaran Polres diperintahkan untuk menarik semua senpi yang dimilik oleh masyarakat. “Senpi itu harus segera diserahkan ke Polda Kalteng,”tukasnya.(*)

Comments

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here