MUARA TEWEH,1tulah.com-Pemerintah Kabupaten Barito Utara(Batara), Kalimantan Tengah telah sukses melaksanakan seleksi penerimaan CPNS di daerahnya. Sayangnya hasil dari kelulusan peserta tes tak sesuai harapan. Dari 1.780 peserta yang ikut, hanya 22 peserta yang dinyatakan lulus melalui tes CAT-UNBK. Padahal formasi yang dicari untuk penempatan kekurangan tenaga aparatur sipil negara tersedia 258 formasi. Berarti masih banyak quota formasi tak terisi.

Hasil tak sesuai harapan tersebut langsung disikapi Pemkab Batara. Mereka melayangkan surat ke Mentri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Kepala kepegawaian Republik Indonesia, tertanggal 7 Nopember 2018.

Apa bunyi surat yang dilayangkan itu? diuraikan, Memperhatikan fakta hasil pelaksanaan test CAT-UNBK dan berdasarkan rekapitulasi nilai yang telah diunduh dari aplikasi CAT-UNBK bahwa hasilnya sangat tidak sesuai dengan yang diharapkan. Karena dari 1.780 orang yang mengikuti test hanya 22 orang yang lulus Passing Grade.

Salah satunya disebabkan karena Passing Grade harus memenuhi persyaratan 3 kriteria yaitu Test Wawancara Kebangsaan(TWK) minimal memperoleh nilm 75. Test lntelegensi Umum (TIU) minimal memperoeleh nilai 80. Test Karakteristik Pribadi (TKP) minimal memperoleh I43. Hal itu tidak sebanding dengan dengan besarnya biaya yang telah dikeluarkan oleh Pemkab Barito Utara.
Pemerintah Kabupaten Barito Utara mengusulkan Menteri Pendayagunann Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi RI dan kepala badan kepegawaian Negara RI agar dapat meninjau kembali.

Untuk penentuan hasil test CAT UNBK yang sudah dilaksanakan kami usulkan agar persyaratan kelulusan ditentukan berdasarkan urutan rangking dari nilai komulatif tertinggi hasil perolehan peserta test CAT UNBK bagi CPNS dengan passing grade total nilai komulatif terendah pada angka 298 dan tidak perlu diadakan test TKD ulang.(Nie)

Surat yang ditandatangani Wakil Bupati Barito Utara yang dilayangkan ke KemenPan di Jakarta.

 

 

Kami laporkan bahwna pelaksanaan Seleksi Penerimaan Aparatur Sipil Negara Tahun Anggaran 2018 dengan sistim Computer Assisted Test ujian nasional Berbasits Komputet (CAT- UNBK) dl kabupaten Barito Utara telah berjalan dengan baik,tertib, aman dan lancar sesuai jadwal yang telah ditetapkan yakni pada tanggal 05 dan 06 November 2018 dengan 3 tempat pelaksanaan yakni di SMAN-1 Muara, SMAN-2 dan SMkN-1 Mura Teweh. yang diikutu oleh 1.780 peserta test CAT-UNBK bagi CPNS memperebutkan 258 formasi yang tersedia berdasarkan keputusan Menteri Pendayagunann Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi RI Nomor 376 Tahun 2018 tentang kebutuhan pegawai ASN dilingkungan Kabupaten Barito Utara Tahun Anggaran 2018

Memperhatikan fakta-fakta hasil pelaksanaan test CAT-UNBK tersebut dan berdasarkan rekapitulasi nilai yang telah diunduh dari aplikasi CAT-UNBK bahwa hasilnya sangat tidak sesuai dengan yang diharapkan, karena dari
1.780 orang yang mengikuti test hanya 22 orang yang lulus Passing Grade. Salah satunya disebabkan karena Passing Grade harus memenuhi persyaratan 3 kriteria yaitu Test Wawancara Kebangsaan(TWK) minimal memperoleh nilm 75. Test lntelegensi Umum (TIU) minimal memperoeleh nilai 80. Test Karakteristik Pribadi (TKP) minimal memperoleh I43. Hal itu tidak sebanding dengan dengan besarnya biaya yang telah dikeluarkan oleh Pemkab Barito Utara.
Untuk itu Pemerintah kabupaten Barito Utara mengusulkan Menteri Pendayagunann Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi RI dan kepala badan kepegawaian Negara RI agar dapat meninjau kembali ketentuan yang dimaksud, . Untuk penentuan hasil test CAT UNBK yang sudah dilaksanakan kami usulkan agar persyaratan kelulusan ditentukan berdasarkan urutan rangking dari nilai komulatif tertinggi hasil perolehan peserta test CAT UNBK bagi CPNS dengan passing grade total nilai komulatif terendah pada angka 298 dan tidak perlu diadakan test TKD ulang.(tims)

Comments

comments

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here