1tulah.com,MUARA TEWEH– Pasar tradisional Pendopo yang terbakar beberapa bulan lalu, rencananya akan dibangun megah. Pemerintah Daerah barito Utara pun mengganggarkan dana 67 miliar untuk bangun baru. Adakah dananya? Mampukah APBD daerah mengalokasikan?
Kepala Bappeda Litbang Barito Utara, Muchlis kepada wartawan mengatakan, pembangunan kembali pasar Pendopo yang direncanakan dua lantai diperkirakan menelan anggaran kurang lebih Rp 67 Miliar.
Saat ini pemerintah daerah telah mencari anggaran untuk pembangunan pasar tersebut. Salah satunya melalui PT. Sarana Multy Infrastruktur. Dimana perusahaan ini merupakan berasal dari Badan Usaha Milik Negara pada kementerian keuangan Republik Indonesia.
Muhlis menjelaskan, perusahaan ini khusus membiayai masalah infrastruktur, salah satunya adalah pembangunan produktivitas tinggi seperti pasar. Sedangkan pinjaman tergantung kesanggupan pemerintah daerah.
Anggaran pinjaman untuk pembangunan pasar, tersebut juga pada tahun pertama pemerintah hanya bayar bunga saja. Sedangkan tahun berikutnya baru dibayar pokok pinjaman sekaligus bunga.
Dijelaskannya, bangunan pasar Pendopo nantinya memang secara tradisional, akan tetapi pengelolaannya dilakukan secara modern. “jadi konsep awal memang tradisional, tapi kita kelola secara bagus dan tentu saja menuruti perkembangan jaman,” kata Muhlis.
Untuk pembangunan pasar dua lantai, yang mana sekarang ini untuk Parkir saja memang sangat terbatas, sehingga ada rencana sarana parkir kendaraan berada dilantai atas. Hal ini, untuk panataan agar pasar jangan semraut. “kita berharap bila pemerintah pusat menyetujui, maka tahun depan membangunannya akan dimulai, “pungkasnya.(Nier)

Comments

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here