Waduh…Dalam Dua Hari, Rumah di Dua Lokasi di Muara Teweh Nyaris Terbakar

0
613

MUARA TEWEH – Musibah kebakaran nyaris saja terjadi di Jalan Beringin, Gang Habibi, Kelurahan Lajas, Kecamatan Teweh Tengah, Barito Utara (Barut), Kalimantan Tengah, Jumat (15/9), sekitar pukul 02.30 Wib.

Rumah yang nyaris terbakar ludes yang lokasinya dekat SDN Lanjas 3 tersebut, adalah milik Aban, yang waktu kejadian terjaga dari tidur sehingga sempat menghubungi warga sekitar dan pemadam kebakaran.

“Alhamdulillah pemilik rumah, dibantu warga setempat, ditambah beberapa armada pemadam kebakaran yang datang tepat waktu, sehingga api berhasil dipadamkan dan tidak meluas membakar seluruh rumah, maupun rumah-rumah warga sekitar lokasi,” kata AKP Guntur Tri Bawono Sik yang menerima laporan dari anggotanya di lapangan.

Dikatakan AKP Guntur, diduga api berasal dari konselting pada mesin pendingin kulkas, yang menyebabkan terjadinya percikan api dan letupan kecil pada jalur kabel listrik.

Meski tidak sempat membakar seluruh rumah, namun pihaknya berharap, warga tetap waspada terhadap terjadinya musibah kebakaran, apalagi memasuki musim kemarau.

Dikatakanya, yang perlu diperhatikan bersama yakni, membiasakan memeriksa peralatan listrik di lingkungan kerja atau tempat tinggal, misalnya dengan, memperbaiki setiap sambungan yang longgar. Karena sambungan yang longgar dapat menyebabkan kabel menjadi panas dan kemudian akan terbakar.

“Bagi yang menggunakan kompor gas, bila tercium bau gas yang bocor, atasilah dengan cara mencabut regulator gas dari tabung, segera buka semua jendela atau pintu agar gas yang bocor di ruangan dapat keluar,” katanya mengingatkan.

Sementara itu, juga sehari sebelumnya, atau tepatnya Kamis (14/9) sekitar pukul 19.00 Wib,sebuah rumah di Jalan Meranti (Dermaga) RT 10 Kelurahan Lanjas, milik Suwarjo juga nyaris terbakar.

Hal itu diduga, karena anak Suwarjo yang masih duduk di bangku sekolah dasar, diminta ibunya membeli minyak tanah, guna keperluan memasak, namun yang bersangkutan malah membeli minyak bensin di eceran.

“Bensin tersebut di isi anak saya ke dalam kompor. Kemudian dinyalakan, dan akhirnya ya kompornya menjadi terbakar dan api meluber keluar, untung saja kami sigap langsung menutup kompor dengan kain basah, sehingga api bisa padam,” kata Suwarjo ketika ditemui di rumahnya.

Namun, terlepas dari musibah yang nyaris menimpa rumah tersebut, warga sekitar mengaku bangga dengan kesigapan para petugas pemadam kebakaran yang langsung tanggap ketika terjadi musibah kebakaran.(aprie)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here