Guru-Warga Di Palangka Raya Laksanakan Jaga Malam

0
102

PALANGKA RAYA – Menyikapi delapan kebakaran sekolah di Palangka Raya dalam sebulan yang mana tujuh diantaranya terjadi pada 10 hari terakhir, para kepala sekolah, guru serta masyarakat semakin aktif meningkatkan kewaspadaan dengan melaksanakan jaga malam di lingkungan sekolah.

“Keamanan sekolah ini bukan hanya menjadi tanggungjawab pemerintah tetapi termasuk para guru dan orang tua dan lingkungan,” kata Wakil Wali Kota Palangka Raya, Mofit Saptono Subagio di Palangka Raya, Senin (31/7).

Untuk itu, lanjut dia, langkah yang paling tepat untuk menyikapi fenomena kebakaran yang menimpa tujuh SD dan satu SMK ialah bersama-sama menjaga dan meningkatkan keamanan lingkungannya termasuk sekolah yang ada di sekitarnya.

Agus, salah satu orang tua siswa yang anaknya bersekolah di SD di Jalan Tinggang, Palangka Raya mengaku juga telah mendapat surat edaran sekolah terkait partisipasi pelaksanaan jaga malam di sekolah.

“Surat itu telah disampaikan kepada kami para orang tua usai wali kota mengeluarkan surat edaran peningkatan kewaspadaan,” katanya.

Pria bertubuh gempal ini menerangkan, jam jaga sekolah itu dimulai sejak pukul 19.00-04.00 WIB yang mana setiap kali jaga akan melibatkan 15-16 orang tua siswa.

“Saat jaga kita diminta uang iuran sukarela yang akan dimanfaatkan untuk konsumsi penjagaan. Menyikapi keadaan saat ini, saya rasa ini merupakan langkah yang paling tepat,” katanya.

Ia pun berharap peran RT/RW serta masyarakat yang disekitarnya ada sekolah semakin aktif dalam meningkatkan pengawasan karena tidak semua orang tua siswa rumahnya dekat dengan sekolah.

Berdasar pantauan di sejumlah sekolah di Palangka Raya terutama SD dan SMP pada malam hari dilakukan peningkatan penjagaan baik yang dilakukan kepala sekolah, guru masyarakat maupun pihak keamanan.

Apalagi, sebelumnya Wakil Wali Kota Palangka Raya, beserta pihak Disdik kota serta para kepala sekolah SD dan SMP menggelar rapat dadakan terkait antisipasi gangguan keamanan yang mengancam sekolah.

Pada Minggu (30/7) malam hingga Senin (31/7) dini hari, Wakil Wali Kota Palangka Raya, Mofit Saptono Subaio pun berkeliling ke sejumah sekolah untuk memantau pelaksanaan pengamanan di sekolah.

Pantauan ini juga dalam rangka memastikan Camat dan Lurah serta RT/RW dan pihak sekolah melaksanakan Instruksi Wali Kota tentang kewaspadaan terhadap lingkungan masing-masing, baik rumah, kantor, instansi, rumah ibadah dan sekolah-sekolah.

Kebakaran sekolah di Palangka Raya selama periode Juli tersebut yaitu pertama pada Selasa (4/7) di SDN 1 Palangka. Selanjutnya kebakaran kembali terjadi di SD Negeri 4 Menteng di Jalan Thamrin, Jumat (21/7) pukul 13.00 WIB, disusul SD Negeri 4 Langkai di jalan Ais Nasution, Jumat (21/7) pukul 15.00 WIB.

Kemudian di SD Negeri 1 Langkai, terjadi pada Sabtu (22/7) pukul 02.00 WIB dan SD Negeri 5 Langkai di jalan Wahidin Soedirohusodo, Sabtu (22/7) pukul 03.00 WIB.

Tiga kebakaran terakhir terjadi di SDN 8 Palangka Raya pada Sabtu (29/7) sekira pukul 18.10 WIB. Selanjutnya pada Minggu dini hari sekira pukul 03.00 WIB kebakaran kembali melanda SDN 1 Menteng yang mana pada kejadian ini sejumlah ruang sekolah SMK YPSEI Palangka Raya juga terdampak.(kba_07)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here