SAMBAS – PT Pertamina (Persero) telah menambah pasokan gas dalam tabung isi tiga kilogram atau gas bersubsidi sebanyak tiga ribu tabung untuk wilayah Kabupaten Kayong Utara, Provinsi Kalimantan Barat.

“Penambahan pasokan dan stok gas untuk KKU itu karena ada kenaikan pemakaian gas yang cukup besar selama lebaran di wilayah Sukadana, Kabupaten Kayong Utara,” kata Area Manager Communication and Relations Pertamina Kalimantan Alicia Irzanova, saat dihubungi di Balikpapan, Jumat (30/6).

Ia menjelaskan, selain menambah pasokan dan stok gas bersubsidi di wilayah Sukadana dan KKU umumnya, pihaknya juga melakukan pengawasan dalam pendistribusiannya agar tidak disalahgunakan.

“Kami imbau masyarakat atau konsumen juga tidak ‘panic buying’ atau membeli gas bersubsidi dalam jumlah banyak karena khawatir kesulitan mendapatkan gas tersebut,” ujarnya.

Alicia menambahkan, pihaknya sudah melakukan penambahan pasokan gas bersubsidi tersebut, sehingga masyarakat diminta bersabar menunggu kedatangan pasokan gas bersubsidi itu.

Sebelumnya, Fitri salah seorang ibu rumah tangga di Kecamatan Sukadana, Kabupaten Kayong Utara mengeluhkan kesulitan mendapatkan gas tiga kilogram sehingga beralih menggunakan tungku kayu untuk memasak.

Menurut dia, kelangkaan sudah terjadi sejak hari pertama lebaran hingga saat ini. “Saya harap gas tiga kilogram segera didistribusikan ke masyarakat, sehingga bisa menggunakan gas itu untuk memasak,” katanya lagi.

Agen gas untuk wilayah Sukadana, Ati mengatakan, kelangkaan gas terjadi dikarenakan kebutuhan terhadap gas mengalami peningkatan sejak bulan Ramadan hingga lebaran.

Ati menjelaskan, pengiriman gas terakhir oleh distributor pada H-2 lebaran, dan sampai saat ini belum ada pengiriman lagi untuk gas bersubsidi itu.

“Mudah-mudahan saja gas cepat diantarkan, karena kasihan juga masyarakat,” katanya lagi.(kba_10)

Comments

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here