Perda Walet Belum Maksimal

MUARA TEWEH- Kalangan DPRD Barut(Kalimantan Tengah) menilai penetapan produk Peraturan Daerah walet belum efektif diterapkan di lapangan. Salah satunya, Perda walet belum banyak memberikan kotribusi bagi pendapatan asli daerah (PAD). Padahal jika benar ditegakkan, banyak hasil masuk kas daerah dari PAD sarang burung walet ini.

Sebab itu disayangkan, hingga saat ini Perda Walet tidak dijalankan oleh dinas terkait di tengah maraknya bisnis sarang walet. Karenya, tidak salah jika semua perizinan sebuah bangunan sarang walet segera dievaluasi.

Anggota  DPRD Barut Helma Nuari Fernando mengatakan, Perda Walet boleh dikatakan masih mandul, meski ratusan atau lebih bangunan sarang walet sudah berdiri di Barut, “Kita bisa bayangkan, kalau Perda ini benar-benar ditegakkan, banyak hasil untuk PAD bisa masuk ke kas daerah,” ujarnya, Rabu (27/4).

Menurutnya, terkait Perda walet anggota dewan sudah mengeluarkan tenaga, pikiran, dan biaya dinas dalam bentuk perencanaan, pengkajian sampai dengan studi banding ke beberapa daerah.

Disisi lain, Nando sapaan akrabnya, tetap mengapresiasi usaha masyarakat menambah untuk penghasilan. Namun perlu dipikirkan pula imbas dari keberadaan bangunan sarang walet terhadap kesehatan.(deni)

Comments

comments

SHARE
Previous articleDPRD Sentil Puskesmas Tak Buka Layanan
Next articleLezatnya Daging Burung Merpati
1tulah.com adalah portal berita online terlengkap & terpercaya. Portal ini didirikan oleh komunitas media local dengan mengusung visi menjadi portal berita menyajikan informasi dan edukasi bagi pembaca dan masyarakat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here