MUARA TEWEH – Apa begini jika kawin di usia muda. Ternyata hanya gara-gara istrinya minta cerai dan memaki-maki, Govinda alias Vinda (19) tega membunuh istrinya, Anggi Lestari (18). Hal ini diakui pelaku didepan penyidik.

“Dia membunuh istrinya lantaran sakit hati. Sering di maki-maki dan diminta cerai sama istri. Dia marah lalu mencekik dan menampar sang istri hingga tewas,” kata Kapolres Barut, AKBP Tato Tamungkas, Selasa(25/4).

Kejadian pada pagi hari, saat itu pelaku emosi hingga  melakukan penganiayaan kepada istrinya hingga dicekik sampai tewas. Saat ditemukan korban  menggunakan baju merah, mayat korban ditutup menggunakan kain.

Korban pertama kali diketahui oleh kakaknya Angga yang saat hendak pulang ke rumah dan mengetuk pintu setelah pelaku membuka pintu lalu memohon ampun dan meminta maaf. “Saya ikhlaf, saya mohon ampun kata pelaku kepada kakak korban,” kata Kapolres mengutip dari pengakuan  tersangka Govinda.

Menurut Tito, pelaku sempat masuk daftar pencarian orang(DPO), lantaran kabur usai membunuh istrinya. Kejadian pembunuhan itupun terjadi di lokasi camp PT.Mitra Barito Global(MBG), Desa Muara Inu Kecamatan Lahei.

Selama tiga hari menjadi buronan dan pada hari Senin (24/4) pelaku akhirnya bias di bekuk di rumah orang tuanya Jalan H Pantoeng RT 01 Kelurahan Jambu, Kecamatan Teweh Baru , oleh tim Buser Polres Barut, tanpa ada perlawanan.(deni) 

Comments

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here