Rusmiati(istri) korban yang kini diamankan di Mapolsek Gunung Timang
Dainuri(suami korban) yang kini masih dirawat insentif di RSUD Muara .Teweh.

MUARA TEWEH – Masih ingat dengan kasus penganiayaan berat yang mengakibatkan Dainuri(52) warga Kandui Kecamatan Teweh Tengah,  Barito Utara, Kalteng harus dirawat insentif di RSUD, lantaran mengalami luka berat di bagian kepala, Jumat(21/4) lalu?

Aksi sadis yang diceritakan istri korban, dilakukan oleh kawanan maling bertopeng, ternyata tidak benar. Justru sebaliknya, hasil penyelidikan dan penyidikan pihak Polsek Gunung Timang, pelakunya justru sang istri sendiri Rusmiati(42).

“Setelah kita dalami kasus ini dengan fakta-fakta di TKP dan keterangan sang istri  ternyata banyak kejangalan. Akhirnya trungkap pelakunya justru sang istri,” ujar Kapolsek Gunung Timang, Iptu Ecky Widi Prawira, Senin(24/4).

 

Motif dirinya melakukan penganiayaan berat terhadap sang suami(korban,red) lantaran sakit hati atas permasalahan keluarga. Kronologisnya sebenarnya terang Ecky, pada malam itu saat suami tidur, pelaku(istri,red)mematikan lampu, lalu spontan memukul kepala suaminya denga palu goam sebanyak 3 kali. Akibat nya, sang suami sampai kini dirawat intensif di rumah sakit, karena mengalami luka serius di bagian kepala dan dahi kanan.

“Pelaku mengakui perbuatannya, dan sudah kita amankan. Pelaku juga disangsi pidana pasal 351 ayat 2 anirat, dengan ancaman kurungan 10 tahun penjara,” tegas Kapolsek.

Seperti diberitakan sebelumnya, sang istri kepada wartawan berdalih., bahwa pelaku penganiyaan berat terhadap suaminya adalah orang yang tidak dikenal. Masuk rumah pada malam hari, malah pelaku dikatakannya menggunakan topeng saat beraksi. Ternyata semua adalah alibi. (deni)

 

Comments

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here