MUARA TEWEH – Hingga saat ini tidak ada satupun desa di Kabupaten Barito Utara (Barut) yang melaporkan APBDes dan LPJDes ke Dinas Sosial, Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dinsos dan PMD) setempat.

Tercatat 93 desa yang ada di wilayah itu belum ada satupun yang melaporkan APBDes dan LPJDes tahun 2016 selesai. Padahal ini merupakan salah satu syarat untuk pencairan Alokasi Dana Desa (ADD) dan Dana Desa (DD). ADD besarnya sekitar Rp 46 miliar, sedangkan untuk DD pada tahun ini sekitar Rp72 miliar.

“Belum adanya laporan pertanggungjawaban desa  seperti LPJDes dan belum adanya anggaran pendapatan dan belanja desa (APBDes) membuat pelaksanaan pembangunan desa menjadi lambat,” kata Kabid Pemerintahan Desa Dinsos dan PMD Ramadhan Fitriadi, Kamis (13/4) lalu.

Menurutnya, Dinasnya pada dasarnya hanya menunggu laporan dari desa, Kedua dana tersebut sudah siap dikucurkan dan saat ini hanya menunggu penyampaian laporan APBDes dan LPJDes tahun 2016 lalu.

Ramadhan berharap, kepala desa bersama aparatur desa bisa secepatnya menyelesaikan laporan tersebut, sehingga tidak menghambat penyerapan anggaran kita menjadi lambat.

“Sangat disayangkan dana untuk percepatan pembangunan desa dan bertujuan membuat masyarakat sejahtera harus terhalang dengan terlambatnya LPJDes,” tandasnya. (den)

Comments

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here