MUARA TEWEH- Guna mendapatkan hasil yang optimal, memasuki musim tanam 2017, Pemerintah daerah melalui dinas Pertanian setempat memberlakukan kegiatan dengan persyaratan standart. ini berlaku untuk tanam Padi, Jagung dan Kadelai (Pajale).

Menurut Kadis Pertanian Barito Utara Ir Setia Budi, program Pajele dikerjakan dengan pihak ketiga sesuai arahan Bupati Batara sejak mulai dari pembukan lahan pengolahan dan penanaman serta dukungan Saprodi. Diharapkannya, semua kegiatan intesifikasi dilakukan dengan melakukan perlakuan terhadap pertanaman itu sesuai dengan spek dasar (perlakuan standart). “Jadi kerjasama dengan pihak ketiga ini bukan tidak hanya Jagung, tapi juga padi dan kedelai,” kata Setia Budi, Rabu (12/4) kemarin.

Dalam hal ini kata dia, petani duduk manis dan dia bekerja mengerjakan lahannya diupah dan pada saat panen bagi hasil. Terkait luasan, kata Budi, diperkirakan sekitar 16 ribu hektar khusus jagung, padi luasa sasaran 14 ribu hektar dan kedelai 3.500 hektar.

“Yang menonjol luasan ini adalah jagung, sebab target luasan untuk jagung Batara sampai akhir tahun 2020 adalah 52.400 Ha dan ini tersebar disemua Kecamatan di Batara,” kata dia.

Dalam program di pusat ada program  kawasan pemantapan dan ada nama kawasan pengembangan. “Jadi pemantapan itu yang sudah berjalan dimantapkan dan ada pengembangan daerah yang baru,” tukasnya. (den)

Comments

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here